DITENGAH COVID-19, PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG PATI MENGALAMI PENINGKATAN NASABAH

      Pimpinan PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pati,           H. Nasrul Hidayat, SE; MM


Pati, RadarMuria.Com
Ditengah pandemi Covid-19, PT Pegadaian (Persero) Cabang Pati mengalami peningkatan nasabah.

Hal itu karena masyarakat yang terdampak wabah virus corona, demi menutup dan mencukupi kebutuhan hidup, harus menggadaiakan barang miliknya ke lembaga keuangan tersebut.

"Semenjak ada wabah Covid-19, ada peningkatan nasabah. Karena Pegadaian salah satu lembaga keuangan yang masih buka dengan proses pelayanan yang mudah dan cepat", terang Pemimpin PT Pegadaian (Persero) Cabang Pati, H. Nasrul Hidayat, SE; MM.

Apalagi saat ini, lanjutnya, kebijakan atau himbauan pemerintah yang menerapkan sosial distancing dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, menimbulkan kegiatan ekonomi dan kegiatan pasar, banyak yang tidak berjalan maksimal.

"Akhirnya, untuk menutup kebutuhan hidup dan lain - lain, mereka ke pegadaian", lanjutnya.


Gedung PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pati   Mengatasi Masalah Tanpa Masalah

Saat ini, sebut Nasrul, PT Pegadaian Cabang Pati didukung 8 unit kerja meliputi Unit Tayu, Bulumanis, Wedarijaksa, Pati, Kayen, Winong, Juwana dan Unit Pasar Puri.

Beberapa unit tersebut, tambah Nasrul, rata - rata mengalami peningkatan, kecuali Unit Juwana.

"Juwana mengalami penurunan, karena banyak yang melakukan penebusan. Mengingat, mayoritas sebagai nelayan. Pada saat pulang dari berlayar mereka menebus, tapi saat hendak berlayar, kembali melakukan gadai", tambahnya.

Menginjak semester pertama tahun ini, Nasrul menyebut,  omset PT Pegadaian Cabang Pati mencapai 600 milyar rupiah, tertinggi se-Kantor Wilayah Semarang / DIY dan menduduki peringkat ke-5 se- Indonesia.

"Dengan total outstanding loan (sisa pinjaman) mencapai 170 milyar rupiah", ungkap Nasrul, yang baru menjabat selama 1 tahun di PT. Pegadaian Cabang Pati.

Selama pandemi Covid-19, PT. Pegadaian yang mempunyai motto 'Mengatasi Masalah Tanpa Masalah' tetap memberi pelayanan, sesuai misi yang diemban lembaga keuangan tertua di Indonesia itu. 

"Sesuai misi utama kami yaitu memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat hingga tingkat bawah", jelasnya.

Dampak Covid-19, sesuai kebijakan manajemen serta instruksi OJK (Otoritas Jasa Keuangan), pihaknya membuka kesempatan bagi nasabah yang ingin relaksasi kredit, yaitu dengan perpanjangan waktu bayar atau restrukturisasi.

"Ada banyak yang mengajukan relaksasi dengan restrukturisasi. Nasabah bisa mengajukan perpanjangan jatuh tempo atau keringanan angsuran", jelasnya lagi.

Sekalipun ditengah Covid-19, PT Pegadaian Cabang Pati, rata - rata per hari mampu melayani nasabah mencapai 200 hingga 300 orang.


Penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, nasabah wajib pakai masker dan cuci tangan yang telah disediakan PT. Pegadaian (Persero) Cabang Pati

Demi pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan ketentuan setiap nasabah wajib memakai masker.

"Setiap nasabah wajib memakai masker. Bagi yang tidak memakai, kami sediakan", ujar Nasrul.

Selain itu, mencuci tangan yang telah disediakan dan menjaga jarak (physical distancing) antar nasabah.

"Kami batasi hanya 10 orang dalam pelayanan, selebihnya harus berada di luar dan tetap jaga jarak", ujarnya lagi.

Didukung 10 petugas, pelayanan pun cukup membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit.

"Kecepatan pelayanan kami utamakan, juga dalam rangka mengurangi antrean", imbuh Nasrul.

Ia pun berpesan, masyarakat yang membutuhkan jasa PT Pegadaian dapat menghubungi kantor atau unit terdekat untuk mendapat pelayanan sebaik - baiknya.

"Pegadaian siap membantu kebutuhan modal usaha dan kebutuhan lainnya. Juga bagi nasabah yang mengalami kesulitan mengangsur, silakan mengajukan relaksasi untuk meringankan beban", pesan Nasrul.

PT Pegadaian Cabang Pati  melayani jasa gadai dan menyediakan  produk lainnya, berupa Tabungan  Emas, kredit kendaraan bermotor dan kredit dengan jaminan sertifikat tanah serta Tabungan Haji.

"Untuk Tabungan Haji, hanya dengan jaminan emas seberat 3.5 gram, langsung mendapat porsi haji", pungkas Nasrul Hidayat.

Penulis : RM. Usman
----------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.