CEGAH COVID-19, KETUA PIN-RI WILAYAH PATI : TUNDA MUDIK

Ketua PIN-RI Wilayah eks- Karesidenan Pati, Soegiarto, AMa.Pd


Pati, RadarMuria.Com
Ditengah pandemi Covid-19, menjelang lebaran Idul Fitri 1441 H, himbauan pemerintah untuk tidak mudik terus didengungkan.

Hal itu guna mencegah penyebaran Covid-19 makin meluas di tanah air.

Demikian halnya yang dilakukan Ketua PIN-RI (Personal Informasi Negara - Republik Indonesia) se- eks Karesidenan Pati, Soegiharto, AMa.Pd yaitu menghimbau warga di perantauan untuk tidak mudik.

"Ditengah pandemi Covid-19 ini menghimbau agar menunda mudik dulu. Kalau sayang diri dan keluarga, maka jangan mudik", himbau Soegiharto, beberapa minggu lalu.

Menurutnya, pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tugas dan tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga dan masyarakat.

"Harus ada kesadaran setiap warga negara untuk turut dalam pencegahan virus mematikan tersebut", lanjutnya.

Adapun yang dapat dilakukan warga, sebut Soegiharto, adalah menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah, yaitu berpola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan serta memakai masker.

"Jadi untuk memutus mata rantai penyebaran virus, laksanakan anjuran itu", pintanya.


Ilustrasi mudik lebaran

Lebih lanjut dikatakan Soegiharto, wabah Covid-19 ini telah menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, ia meminta agar semua pihak dapat membantu warga terdampak Covid-19, terutama kelompok rentan.

Demi ketenteraman bersama, melalui media ini, Soegiharto berpesan, agar pemberitaan tentang Covid-19 tidak menyajikan informasi yang justru membuat khawatir dan rasa takut di masyarakat.

"Informasi yang tidak benar hendaknya jangan disebarkan, karena dapat menimbulkan keresahan masyarakat.", tambahnya.

Ia berharap, Covid-19 segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat dapat berjalan normal kembali.

"Semoga Keluarga Besar PIN-RI dan seluruh masyarakat dalam keadaan sehat dan terhindar dari Covid-19. Tak perlu takut, namun tetap waspada", tutup Soegiharto.

Penulis : RM. Usman

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.