TARIK MINAT INVESTOR - SAFIN PAPARKAN POTENSI PATI PADA 'CHINA BUSINESS FORUM' DI BEIJING


Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Pada 'China Business Forum' (Beijing, 18 - 19 November 2019)

RadarMuria.Com
Beijing - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) menghadiri pertemuan bisnis tingkat internasional China Business Forum di Republik Rakyat China.

Pertemuan yang diprakarsai oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), sebuah organisasi yang fokus dan komitmen terhadap keutuhan NKRI itu, diselenggarakan di World Hotel Beijing, 18 - 19 November 2019.

Acara tersebut dihadiri para pengusaha China yang tergabung dalam INTI, pejabat Kedutaan Besar RI di Beijing serta Menteri China Mr. Chang.

Keikutsertaan Kabupaten Pati dalam forum tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi, perdagangan dan investasi.

Dengan demikian, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran di wilayah Kabupaten Pati.

Peserta 'China Business Forum' di Beijing.


Safin dalam kesempatan itu memaparkan potensi dan peluang investasi yang dapat dikembangkan di  Pati Bumi Mina Tani. 

Potensi dan peluang tersebut antara lain pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan dan industri serta pariwisata, didukung ketersediaan sumberdaya alam (SDA) dan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul dan mumpuni.

"Selain itu, regulasi yang memadai dan iklim investasi yang kondusif, juga merupakan dukungan yang baik" terang Safin di hadapan forum.

Ditambahkannya, dalam rangka mendukung Pemerintah RI pada  peningkataan SDM, salah satunya adalah pemberian beasiswa pendidikan ke Negeri Tirai Bambu tersebut, melalui seleksi hingga ke desa - desa. 



Kepala DPMPTSP Sugiyono, AP; MSi Pada 'China Busines Forum' di Beijing 

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pati Sugiyono, AP; MSi yang turut ke Beijing mendampingi Wakil Bupati mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Pati untuk menarik minat investor penanaman modal asing (PMA).

"Harapannya agar banyak investor luar negeri khususnya China atau Tiongkok yang berinvestasi di Pati", terang Sugiyono.

Mendukung hal tersebut, pihaknya berkomitmen  memberikan pelayanan sebaik - baiknya kepada para calon investor.

"Yaitu memberi kemudahan pelayanan berusaha, sebagai wujud komitmen Pati Pro Investasi", jelas Sugiyono.

Sebelumnya juga diberitakan di media ini, bahwa Kabupaten Pati siap menampung investor asal China.

Diperkirakan, ada 59 perusahaan China yang bergerak di sektor industri akan merelokasi pabriknya ke wilayah Jawa Tengah, termasuk Pati.

Dan pada acara Central Java Investmen Business Forum (CJIBF) & Expo 2019 di Jakarta, 5 November lalu, Kabupaten Pati melalui Kantor DPMPTSP berhasil membukukan investasi senilai lebih 2 trilyun rupiah.

"Mudah - mudahan pada China Business Forum kali ini, akan mampu meraup nilai investasi yang lebih besar lagi", pungkas Sugiyono penuh optimis.

(RM. Usman)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.