BERULANG TAHUN KE-60, PWRI KABUPATEN PATI GELAR TASYAKURAN DAN SANTUNI ANAK YATIM


Memperingati ulang tahunnya yang ke-60 2022, PWRI Kabupaten Pati menggelar tasyakuran dengan acara potong tumpeng dan menyantuni anak yatim.



Pati, RadarMuria.Com             Berulang tahun yang ke-60 pada 2022 ini, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Pati menggelar tasyakuran dengan acara potong tumpeng dan memberi santunan kepada anak yatim piatu.

Kegiatan digelar di Kantor PWRI Jalan Pangeran Diponegoro Pati, dihadiri Kepala Badan Kesbangpol, Sugiono, mewakili Bupati Pati, Kamis (18/08).

Ketua PWRI Kabupaten Pati, Poerwanto mengatakan, PWRI merupakan sesepuh bangsa dan sesepuh masyarakat, sehingga harus memberi contoh atau teladan tentang sikap, perilaku dan tindakan.

Teladan itu, tambahnya, ditunjukkan dengan kepedulian kepada masyarakat, misalnya pemberian santunan anak yatim.

"Alhamdulillah, setiap tahun kami bisa menyantuni anak yatim. Kali ini terdapat 30 anak yatim yang mendapat santunan, diutamakan keluarga PWRI. Namun tidak menutup kemungkinan bisa dari luar, yaitu dari kaum dhuafa dan yang sangat membutuhkan", terang Poerwanto.

Dengan demikian, lanjutnya, keberadaan PWRI benar - benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Wakil Ketua I, Susanto menambahkan, ke depan pihaknya berharap ada kerja sama dengan pemerintah daerah, terutama dengan Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP), dalam rangka menyosialisasikan  kepada PNS yang akan memasuki masa pensiun untuk bergabung menjadi anggota PWRI.

"Di dalam AD/ART masih menggunakan stelsel aktif, artinya, pensiunan harus mendaftarkan diri bila ingin menjadi anggota PWRI", kata Susanto.

Pensiunan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pati ini berharap, Pengurus Besar PWRI agar memberlakukan sistem stelsel pasif, sehingga seluruh pensiunan dari ASN, pejabat negara, BUMN / BUMD dan kepala desa, bisa langsung menjadi anggota PWRI.

"Hal itu sudah pernah kami sampaikan pada rakor di provinsi yang juga dihadiri Pengurus Besar PWRI, yaitu agar mendorong pemerintah pusat mengeluarkan regulasi yaitu bagi mereka para pensiunan, otomatis langsung menjadi anggota PWRI", ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya mengucapkan Dirgahayu ke-699 Kabupaten Pati dan Dirgahayu ke-77 Kemerdekaan RI.

"Mudah - mudahan, ke depan, Pati menjadi lebih baik dan maju, serta tetap kondusif, walaupun akan berganti kepemimpinan", ucap Susanto.

Dalam ulang tahunnya yang ke-60 ini, PWRI mengusung tema 'Kita Pertahankan Kualitas Kesehatan, Membangkitkan Semangat Wredatama Menggapai Kesejahteraan', dengan etos kerja 'Setiap Langkah Ibadah - Setiap Detik Berniat Baik'.

PWRI Kabupaten Pati yang memiliki visi 'terwujudnya organisasi skala nasional yang kuat dan mandiri sebagai wadah bagi seluruh wredatama, serta meningkatnya kesejahteraan anggota dan keluarganya', saat ini tercatat beranggotakan 3500 orang, dengan keanggotaan aktif dan efektif sebanyak 2600 orang.

(Baginda)

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.