MUNCUL KLASTER BARU COVID-19, BUPATI PATI LAKUKAN PENGETATAN OPERASI YUSTISI

Forkompimda Pati Rakor Penanganan Covid-19 secara virtual bersama Gubernur Jawa Tengah 


Pati, RadarMuria.Com-    Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pati memunculkan klaster baru, yaitu klaster APS dan klaster guru.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto usai mengikuti Rakor (Rapat Koordinasi)  Penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jawa Tengah, Senin (28/9).

Rapat secara virtual itu diikuti Bupati Pati, Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Suharyono, Dandim 0818/Pati, Kapolres Pati dan Kejaksaan Pati, di pendopo kabupaten setempat.

Rakor virtual juga mengikutsertakan para kepala daerah, KPU dan Bawaslu se-Jawa Tengah.

"Tadi disebutkan, Kabupaten Pati terdapat klaster guru yang muncul dari lingkungan pendidikan di wilayah Pati utara", ungkap bupati.

Bupati Pati Haryanto saat memimpin operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan

Terkait hal itu, bupati merencanakan dilakukannya tes pcr atau swab yang diperluas.

"Selain itu, kami juga memperketat operasi yustisi. Yaitu tidak boleh mengadakan acara kumpul - kumpul", lanjutnya.

Pengetatan itu sejalan dengan pesan Gubernur Jawa Tengah   yaitu penundaan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Pati bersama stakholder terkait, telah berupaya dan mengambil langkah - langkah penanganan dan pencegahan Covid-19.

Antara lain, menyosialisasikan dan mengedukasi serta penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

Termasuk, diterapkannya jam malam dan  pembatasan kegiatan, pemberian sanksi sosial dan sanksi administrasi (denda) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Pati Nomor 66 Tahun 2020. 

(RM. Usman)

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.