PENDAFTAR DANA HIBAH BANPRES DI KABUPATEN PATI MENCAPAI 62 RIBU UMKM

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati,                                    Hendry Kristyawan, SE; MM


Pati, RadarMuria.Com - Hingga akhir waktu penutupan pendaftaran bantuan dana hibah bagi pelaku UMKM (Usaha Kecil Mikro dan Menengah) dari program Banpres sebesar 2.4 juta rupiah mencapai 62 ribu pemohon di Kabupaten Pati.

Demikian dikatakan Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Hendry Kristyanto, kepada RadarMuria, Rabu (9/9) sore.

Input data pemohon Banpres di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.

"Secara administrasi, telah memenuhi syarat untuk diajukan ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah", terang Hendry.

Persyaratan administrasi dimaksud, meliputi data pemohon yang memuat jenis usaha, domisili dan alasan pengajuan bantuan tersebut.

"Persyaratan terpenting, pemohon harus memiliki e-KTP, mempunyai rekening di bank pemerintah dan surat keterangan usaha dari pemerintah desa masing - masing", lanjutnya.

Selanjutnya, data yang sudah masuk akan diinput dan dikirimkan ke Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI.

Data pemohon Banpres diserahkan oleh perangkat desa masing - masing ke Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.


"Kewenangan untuk menentukan siapa penerima dan jumlah penerima ada di kementerian. Verifikasi data juga oleh kementerian", ujar Hendry.

Verifikasi dimaksud antara lain, memiliki usaha mikro yang benar - benar riil dan tidak memiliki fasilitas pinjaman di perbankan.

Hendry juga mengungkapkan, dari jumlah UMKM yang diajukan, 6000 orang telah menerima pencairan dana sebesar 2.4 juta rupiah, langsung ke rekening masing - masing.

Terhadap penerimaan dana hibah tersebut, Hendry mengatakan, tidak ada kewajiban lanjutan bagi para penerima.

"Namun demikian kami akan memonitor perkembangan usaha UMKM setelah menerima bantuan tersebut", tuturnya.

Dia berharap, bantuan dana hibah dapat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Pati.

"Walaupun nilainya tidak besar, namun cukup membantu untuk menambah modal usaha. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 saat ini", pungkas Hendry Kristyawan.

(RM. Usman)

----------------------------------------------------------------------



0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.