WABUP SAFIN PASTIKAN KESERIUSAN INVESTASI PT SEJIN FASHION INDONESIA DI KABUPATEN PATI

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (baju putih) didampingi
Kepala DPMPTSP Kabupaten PatiSugiyono, AP; MSi (baju batik) mengunjungi 
PT Sejin Fashion Indonesia 
di Bumirejo Kecamatan Margorejo


Pati, RadarMuria.Com
Wabah Covid-19 menimbulkan dampak ekonomi di semua sektor, tak terkecuali sektor industri.

Oleh karena itu, Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin)  mengunjungi pabrik PT. Sejin Fashion Indonesia berlokasi di Desa Bumirejo Kecamatan Margorejo, Jumat (12/6).

Kunjungan Safin didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pati Sugiyono, AP; MSi dan Komandan Kompi Brimob Pati AKP Taufik Gunoedi, untuk memastikan keseriusan perusahaan tersebut mengembangkan usahanya di  Kabupaten Pati.

"Kedatangan kami untuk memastikan keseriusan PT Sejin berinvestasi di Pati ditengah pandemi Covid-19", terang Safin saat diterima Mr. Lee Manajer PT. Sejin.



Menurut wakil bupati, pembangunan pabrik fashion asal Korea itu telah berjalan hingga mencapai 70 persen.

Pembangunannya pun melibatkan tenaga kerja, sebagian besar warga Pati.

Namun demikian, pabrik tersebut menghadapi kendala pengadaan mesin yang harus mengimpor dari luar negeri.

Pembelian mesin itu pun hingga kini belum dapat dilakukan akibat dampak Covid-19.

"Mudah - mudahan dalam bulan September atau Oktober sudah bisa operasional", harap Safin.

Mr. Lee mengatakan, pihak manajemen PT. Sejin Fashion Indonesia sangat berterimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pati.

"Walaupun situasi sekarang sulit karena dampak Covid-19, PT Sejin akan berusaha mewujudkan proyek ini dengan sebaik - baiknya", terang Mr. Lee.

Ia pun berharap, perusahaan yang dipimpinnya itu, dapat berperan turut mengembangkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pati Sugiyono menerangkan, akibat wabah Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia itu, sangat berdampak pada pertumbuhan investasi di Kabupaten Pati.

"Pertumbuhan investasi dari penanaman modal asing, tahun ini masih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.6 triliun rupiah. Tentu ini karena dampak Covid-19", terang Sugiyono kepada RadarMuria.Com



Walaupun demikian, lanjutnya, DPMPTSP Kabupaten Pati tetap berupaya  meningkatkan nilai investasi dengan melakukan berbagai promosi.

"Kabupaten Pati memiliki potensi yang masih dapat dikembangkan, terutama sektor perikanan, pertanian dan industri", lanjut Sugiyono.

Keberadaan industri garmen PT Sejin itu, menurutnya, akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dengan adanya pabrik itu, nanti pada awal operasional akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1200 orang sehingga mengurangi pengangguran dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat", kata Sugiyono.

PT Sejin Fashion Indonesia merupakan perusahaan investasi asing (PMA) yang masuk Kabupaten Pati pada 2019, dengan nilai 1.2 triliun rupiah (terkoreksi - sebelumnya diberitakan 2 triliun rupiah).

(RM. Usman)

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.