ANGGOTA DPRI RI, SUDEWO, TINJAU PEKERJAAN PRESERVASI JALAN PANTURA PATI


Anggota Komisi V DPR RI H. Sudewo, ST; MT meninjau pekerjaan paket preservasi jalan Kudus - Pati - Rembang



Pati, RadarMuria.Com               Pekerjaan paket preservasi (perawatan dan pemantaban) jalan nasional pantura, mulai dari Kudus - Pati - Rembang hingga perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, mendapat tinjauan dari Anggota DPR RI, Sudewo.

Dalam kunjungannya, Anggota Komisi V DPR RI asli Pati itu didampingi Ditjen Bina Marga dan Kepala Balai Bina Marga Jateng - DIY.

Rombongan meninjau pekerjaan jalan di titik Batangan 1 Kecamatan Batangan, Kamis (22/10).

"Proyek ini dianggarkan melalui APBN dan menyerap dana 216 milyar rupiah. Dikerjakan di 2021 dan 2022. Pertengahan tahun depan diperkirakan akan selesai", terang Sudewo.

Secara teknis, Sudewo menyebut, tidak terjadi kendala apapun, apalagi tidak ada pembebasan lahan milik warga.

"Saya sudah mendapatkan laporan dari Bina Marga dan kontraktor pelaksana bahwa pekerjaan berjalan lancar sesuai rencana", sebut Sudewo.

Selain preservasi jalan, dia mengungkapkan, pekerjaan drainase dan trotoar juga ada yang sepaket dengan proyek tersebut.

"Bahkan saya menyarankan, untuk pembuatan drainase dan trotoar khususnya di Sarang Rembang agar dibuat flat (datar) dan tidak naik - turun yang ekstrim. Hal itu mengingat, trotoar di daerah situ banyak dimanfaatkan warga. Jadi agar dibuat seaman dan senyaman mungkin", ungkapnya.

Preservasi jalan ini, menurut Sudewo, akan dilakukan setiap tahun dan seterusnya selama ada kerusakan jalan.

"Maka akan selalu dianggarkan, agar jalan kita semakin menjadi baik", jelas Sudewo.

Di sisi lain, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian PUPR, Ahmad Cahyadi memaparkan, preservasi jalan dilakukan dalam rangka menjaga, merawat dan memantabkan kondisi jalan sehingga aman dan nyaman digunakan.

"Seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, jalan nasional sepanjang 47.017 kilometer, kita pelihara dan rawat", kata Cahyadi.

Menurutnya, keberadaan jalan sangat penting karena sebagai urat nadi perekonomian. Dan utamanya adalah jalan pantura Jawa yang dilintasi banyak kendaraan berat dari Surabaya ke Jakarta atau sebaliknya.

"Kita menyadari, jalan pantura Jawa menjadi yang utama. Sehingga tiap tahun kita tingkatkan untuk memberi pelayanan masyarakat yang lebih baik", tutur Cahyadi.

Dia menambahkan, kerusakan jalan yang ada di wilayah Kudus - Pati - Rembang  terdapat sepanjang 5 kilometer dan saat ini baru dapat dikerjakan preservasinya sepanjang 2.2 kilometer. Sisanya dikerjakan pada tahun anggaran berikutnya.

Dari papan Peta Penanganan PPK 1.4 Provinsi Jawa Tengah, didapat informasi, pekerjaan terdiri atas 3 rekonstruksi jalan, 8 rehabilitasi jalan dan 1 penanganan drainase.

(RM. Usman)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.