DPD PARTAI GOLKAR PATI GELAR RAPAT PLENO DIPERLUAS DAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI KADER

 

DPD Partai Golkar Kabupaten Pati gelar Rapat Pleno Diperluas dan Pendidikan Politik

Pati, RadarMuria.Com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pati menggelar Rapat Pleno Diperluas dan Pendidikan Politik bagi kader partai tersebut.

Acara berlangsung di New Merdeka Hotel, Sabtu (8/8), diikuti Pimpinan dan Pengurus DPD, Ketua dan Sekretaris Wanhat, Pengurus Pleno, unsur Pimpinan Kecamatan dan pengurus organisasi /sayap partai terdiri atas AMPG, KPPG, HWK, Al- Hidayah, MKGR, SOKSI serta Kosgoro.

Untuk Pendidikan Politik, menghadirkan narasumber Plt Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pati, Susanto, dengan materi Kepemimpinan Dalam Organisasi.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati
H. Adjie Sudarmadji, SH; MH


Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati H. Adjie Sudarmadji mengatakan, kegiatan itu merupakan rapat konsolidasi dan koordinasi antara Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Pati dengan organisasi pendukung dan organisasi sayap partai.

"Dan ini sebagai dasar pijakan untuk penyelenggaraan Musda ke 10 Partai Golkar Pati yang kami rencanakan pada akhir Agustus 2020. Untuk menuju  musda itu, maka kami laksanakan rapat pleno diperluas ini", terang Adjie kepada RadarMuria.

Terkait agenda Pendidikan Politik bagi kader partainya, Adjie menyebut, itu merupakan bagian program kerja DPD Partai Golkar Kabupaten Pati dalam mengimplementasikan bantuan keuangan pemerintah daerah (banpol) yang telah diterimanya.

"Kami laksanakan dalam bentuk kegiatan ini dan meng-SPJ-kan banpol tersebut", lanjutnya.

Menyinggung estafet kepemimpinan, Adji Sudarmadji yang menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati dua periode itu mengungkapkan, pada periode berikutnya tidak akan mencalonkan diri lagi.

"Untuk estafet kepemimpinan internal, dari hati nurani yang paling dalam, saya tidak mencalonkan diri kembali karena memang batasannya disemua struktural dibatasi dua kali", ungkap Adjie.

Bisa mencalonkan diri lagi, tambahnya, apabila mendapat restu atau izin dari pimpinan struktural diatasnya, dalam hal ini DPD Provinsi.

Keputusan tidak mencalonkan diri diambil, karena Adjie ingin menyiapkan generasi penerus dalam kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Pati.

Menurutnya, kepemimpinan yang baik adalah dapat menyiapkan generasi penerus.

"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami agar regenerasi dapat berjalan baik. Kami memberi peluang bagi generasi penerus. Dan ini nampaknya sudah ada respon dan telah ada beberapa yang minta restu pada kami", jelas Adjie.

Dia menilai, itu juga bagian sisi demokrasi yang tetap dijalankan dengan baik oleh Partai Golkar.

"Dari sisi demokrasi tetap mengedepankan hal itu agar sistem regenerasi dapat berjalan dengan baik", pungkas Adjie Sudarmadji.

Pada Musda X DPD Partai Golkar Kabupaten Pati, akhir Agustus ini, dia berharap tercapai musyawarah mufakat.

Penulis : RM. Usman


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.