DINKES KABUPATEN PATI BERI PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN BAGI PELAKU UMKM

Kabid SDK (Sumber Daya Kesehatan) Dinas Kesehatan Kabupaten Pati Bu Suwi'i


Pati, RadarMuria.Com
Untuk memberi pengetahuan dan pemahaman kepada para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) bidang pengolahan makanan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menyelenggarakan Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) bertempat di Aula Dinkes, selama 2 hari mulai Rabu (29/1) dan Kamis (30/1).

Kepala Dinkes Kabupaten Pati dalam keterangannya melalui Kabid SDK (Sumber Daya Kesehatan) Bu Suwi'i , SKM; MM kepada RadarMuria.Com bahwa penyuluhan ini diberikan dalam rangka untuk membekali  pengetahuan kepada pelaku usaha olahan makanan, yang aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Setelah mengikuti penyuluhan, lanjutnya, peserta akan mendapat sertifikat.

"Sertifikat itu menjadi salah satu syarat untuk pengajuan perizinan P-IRT", jelas Bu Suwi'i.

Diharapkan, peserta dapat  mandiri sebagai wirausaha dan tidak tergantung pada penyedia lapangan kerja atau menjadi pegawai saja.

Narasumber Bersama Peserta PKP


Sementara itu Kasi  Kefarmasian dan Alat Kesehatan Endry Jatmiko , SE menambahkan, PKP adalah program baru dan telah dilaksanakan 2 kali sebagai tindaklanjut masih banyaknya pengajuan perijinan olahan makanan atau P-IRT pada 2019 lalu.

"Gelombang ini, penyuluhan diikuti sebanyak 60 peserta dari berbagai jenis usaha makanan", terang Endry.

Adapun sasarannya, sebut Endry, adalah masyarakat (pelaku usaha) yang punya inisiatif untuk mendapat pendampingan dalam penyuluhan tersebut.

"Kami tekankan bahwa mereka adalah generasi yang perlu mendapat ilmu - ilmu terkait kesehatan. Sehingga harapannya dapat mengetahui cara dan teknik pengolahan yang aman dan sehat", jelasnya.

Materi penyuluhan fokus pada kebersihan lingkungan, sanitasi, sirkulasi udara dan penggunaan bahan yang higienis dan sehat.

Selesai mengikuti penyuluhan diharapkan peserta dapat mengimplementasikan dalam produksi olahan pangan.


Ari Setyowati Pelaku UMKM Binaan CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Sahabat Mulia Sakti Saat Mengikuti  Penyuluhan Keamanan Pangan di Dinkes Kabupaten Pati

Ari Setyowati, seorang pelaku usaha olahan kerang yang mengikuti penyuluhan itu mengaku mendapat banyak manfaat.

"Banyak ilmu yang saya dapat dengan mengikuti penyuluhan keamanan pangan ini", ujar Ari salah satu pelaku UMKM dibawah pembinaan CSR (Corporate Social Responsibility) PT. Sahabat Mulia Sakti anak perusahaan PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk produsen semen.

Ia pun berjanji akan menerapkan dan mengimplementasikan dalam proses produksi olahan kerang yaitu kerang krispi, agar semakin diminati masyarakat dan sesuai standar mutu.

Penulis : RM. Usman

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.