DIEVALUASI, PTM SEKOLAH DI PATI TERDAMPAK COVID-19 DIHENTIKAN SEMENTARA


Bupati Pati, Haryanto, memimpin rapat terbatas evaluasi pelaksanaan uji coba PTM di 5 sekolah di Kabupaten Pati



Pati, RadarMuria.Com              Bupati Pati mengambil langkah menghentikan pelaksanaan uji coba PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terhadap sekolah yang terdampak Covid-19.

Hal itu terungkap dalam rapat evaluasi PTM, bertempat di Ruang Joyo Kusumo Setda Pati, Kamis (22/4).

Rapat dihadiri Sekda Suharyono dan stakeholder terkait, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, BPBD, Kemenag serta para kepala sekolah yang melaksanakan uji coba PTM.

Bupati Haryanto menyebut, penghentian sementara dilakukan setelah pihaknya melihat perkembangan uji coba yang diterapkan sejak 5 hingga 16 April di sejumlah sekolah piloting, ternyata kondisinya masih masuk kategori rawan.

"Apabila muncul 1 murid maupun guru yang terpapar Covid-19, maka dampaknya akan menyebar pula. Misalkan saja di salah satu sekolah, saat dilakukan swab antigen pada 17 guru, ternyata yang positif Covid-19 sebanyak 5 orang. Sedangkan untuk siswa, ketika dilakukan swab pada 13 siswa, yang positif 3 siswa", ungkap Haryanto.

Walaupun diakuinya, sarana dan prasarana protokol kesehatam di sekolah dimaksud sudah sangat bagus dan memadai.

"Kalau sekolah yang tidak ada kasus Covid-19, uji coba dilanjutkan tidak apa - apa. Tapi untuk yang terdampak, maka harus dihentikan sementara dan akan dilanjutkan lagi setelah lebaran", jelas Haryanto.

Penghentian sementara PTM itu, lanjutnya, agar tidak berdampak meluas.

Sebagaimana diketahui, 5 sekolah di Kabupaten Pati menjalani uji coba PTM, yakni SMPN 3 Pati, MTsN Winong, SMAN 1 Pati,  SMKN 1 Pati dan MAN 1 Pati.

Sekda Suharyono menambahkan, para guru yang telah divaksin agar tetap berhati - hati dan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Jangan beranggapan karena sudah divaksin malah merasa aman dan bebas apa saja", pesan Suharyono.

(RM. Usman :fn1/FN/MK)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.