CURAM DAN LICIN, TROTOAR DEPAN SDN PATI KIDUL 01 MEMAKAN KORBAN

Seorang ibu rumah tangga, Ida (50), yang hendak menjemput siswa di SDN Pati Kidul 01, mengalami luka dan harus dibawa ke rumah sakit, akibat terpeleset di trotoar depan sekolah yang curam dan licin.



Pati, RadarMuria.Com               Trotoar depan SDN Pati Kidul 01 Kecamatan Pati, yang curam dan licin, memakan korban.

Seorang ibu rumah tangga, Ida (50), warga Dukuh Bongsri Desa Mulyoharjo Kecamatan Pati, jatuh terpeleset ketika hendak menuruni trotoar, saat akan menjemput keponakannya yang duduk di kelas V SD tersebut, Jumat (02/08).

Akibat terpeleset dan jatuh terjerembab, Ida harus mengalami luka lecet dan memar di wajah, serta badannya sulit digerakkan terindikasi mengalami patah tulang.

Kejadian itu sontak membuat kepanikan guru dan orang tua murid yang hendak menjemput putra - putrinya.

Pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan menghubungi paramedis yang datang bersama ambulance, dan membawa korban ke RS Mitra Bangsa Pati, untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Satpam sekolah, Eko menjelaskan, peristiwa semacam itu sudah seringkali terjadi, baik dialami anak - anak sekolah maupun orang tua.


Trotoar depan SDN Pati Kidul 01, curam dan licin, sering mengakibatkan pelintas terpeleset.


"Kami juga sudah menyampaikan hal itu kepada pihak terkait, namun kenyataannya hingga sekarang belum ada penanganan", tutur Eko.

Seorang wali murid menambahkan, juga mengaku pernah menyampaikan kondisi trotoar yang curam dan licin itu ke DPUTR Kabupaten Pati, dan mendapat jawaban akan dipasangi karpet untuk menahan licin.

Wali murid lainnya yang ada di lokasi saat kejadian, berharap segera ada tindakan atau upaya dari DPUTR, yang notabene  kantornya bersebelahan dengan SDN Pati Kidul 01. Dan meminta agar trotoar di depan gerbang sekolah itu dibuat model berundak.

Arya Sena, siswa kelas V, juga mengaku pernah mengalami jatuh saat melintas di trotoar tersebut, namun tidak mengalami luka serius.

Sesuai pengamatan, kondisi trotoar di lokasi itu memang curam dan licin, karena barbahan keramik. Hanya di ruas tengah saja yang ada titik - titik penahan, sementara disisi pinggir hanya keramik polos. Sehingga saat langkah kaki hendak naik ataupun turun, berpotensi terpeleset.

(RM. Usman)


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.