Pati, 15/10/26, RADARMURIA
Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) mulai melakukan penataan dan normalisasi sistem drainase di sepanjang Jalan Supriyadi, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan banjir dan genangan air yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Pantauan di lapangan, sampai saat ini sudah selesai dan pengerukan sedimentasi dan pelebaran saluran drainase yang selama ini mengalami pendangkalan akibat tumpukan sampah dan material tanah sudah di kerjakan.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso melalu Kabid cipta karya menjelaskan, drainase di Jalan Supriyadi memiliki peran vital sebagai saluran utama pembuangan air dari kawasan pemukiman padat di pusat kota menuju Sungai . Kondisi saluran yang tidak berfungsi optimal menyebabkan air meluap ke badan jalan.
"Kita fokuskan saluran drainase dengan anggaran 380.147.511 JT, sepanjang kurang lebih kilometer. Kedalaman 180 meter dan lebar kita standarkan. Target selesai pekerjaan sebelum puncak musim hujan di awal bulan November," ujarnya, Senin (13/10).
Selain pengerukan, penataan juga meliputi perbaikan dinding penahan saluran (talud) dan pemasangan gorong-gorong.
Warga sekitar menyambut baik penataan ini. Heru (50), warga Jalan Supriyadi, mengaku selama dua tahun terakhir rumahnya kerap kemasukan air setinggi 30 cm saat hujan deras lebih dari satu jam.
"Alhamdulillah akhirnya diperbaiki. Semoga tahun ini tidak banjir lagi. Kami juga sebagai warga siap ikut menjaga kebersihan, tidak buang sampah ke selokan," kata Heru.
DPUTR mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menutup saluran drainase dengan bangunan liar dan tetap menjaga kebersihan di lingkungan dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air.
Proyek penataan drainase ini menggunakan anggaran APBD Kabupaten Pati Tahun 2026 dan ditargetkan akan meningkatkan kapasitas aliran air hingga 50%.
(Heru Pudjiantoro)

0 komentar:
Posting Komentar