Jumat, 31 Desember 2021

DANDIM 0718/PATI RESMIKAN MUSHOLA AL-YAQIN TAMBAKROMO

Dandim 0718/Pati Letkol CZi Adi Ilham Zamani, SE; MI.Pol menandatangani prasasti Mushola Al-Yaqin Tambakromo
 



Pati, RadarMuria.Com             Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati meresmikan Mushola Al-Yaqin di komplek Markas Koramil 20/Tambakromo.

Mushola Al-Yaqin dibangun bersama antara Koramil dengan masyarakat setempat secara gotong royong hingga rampung.

Keberhasilan pembangunan tempat ibadah tersebut mendapat apresiasi Dandim Pati, Letkol CZi Adi Ilham Zamani.

"Pembangunan Mushola Al-Yaqin yang berada di Koramil 20/Tambakromo semoga dapat memberi manfaat bagi anggota dan masyarakat sekitar. Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Masyarakat bisa menggunakan mushola ini untuk beribadah", terang Letkol Adi pada peresmian mushola tersebut, Jumat (31/12/21).




Dalam laporannya, Danramil 20/Tambakromo, Kapten Cba Zuhri Antoro menjelaskan, pembangunan mushola dapat selesai berkat jerih payah anggota Koramil bersama masyarakat.

"Nama Mushola Al-Yaqin diambil, lantaran dinilai memiliki makna yang sangat dalam yakni pembangunannya yang dilandasi keyakinan dan ketulusan hati", jelas Kapten Zuhri.

Selain itu, lanjutnya, bertujuan menjadikan anggota TNI semakin takwa dan disiplin dalam beribadah dan menjalankan kewajiban sebagai prajurit.

"Kami berharap, mushola ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana syiar Islam, tempat mengaji maupun pendidikan Islam bagi anak - anak di wilayah Desa Tambakromo dan sekitarnya", harap Kapten Zuhri Antoro.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, berupa alat sekolah, alat ibadah dan uang saku.

Hadir dalam acara, Danramil eks Kawedanan Kayen, Kapolsek Tambakromo, tokoh masyarakat dan undangan terbatas.

(RM. Usman :/Wn)

Rabu, 29 Desember 2021

ANGGOTA DPR RI SUDEWO BERI BANTUAN PEMBANGUNAN MASJID BAITUL MUTTAQIN DESA TOMPEGUNUNG

Anggota DPR RI H. Sudewo, ST; MT memberi bantuan 50 juta rupiah untuk mendukung pembangunan Masjid Baitul Muttaqin Dukuh Gelor Desa Tompegunung.


Pati, RadarMuria.Com                  Anggota DPR RI H. Sudewo memberi bantuan pembangunan Masjid Baitul Muttaqin Dukuh Gelor Desa Tompegunung Kecamatan Sukolilo.

Bantuan berupa uang tunai sebesar 50 juta rupiah diserahkan Sudewo kepada Kepala Desa Tompegunung disaksikan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat, di lokasi pembangunan masjid, Rabu (29/12/21).

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan, bantuan kepada masjid tersebut merupakan rangkaian kegiatannya  disamping tugas - tugas pokok sebagai wakil rakyat, di akhir tahun 2021.

"Bantuan ini diberikan untuk mendukung pembangunan Masjid Baitul Muttaqin yang proses pekerjaannya sudah memakan waktu 2 tahun dan hingga kini belum rampung", terang Sudewo.

Anggota Komisi V DPR itu menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat tidak sebatas memberi bantuan kebutuhan jasmani, namun juga kebutuhan rohani.

"Maka, bantuan ini bertujuan untuk turut membangun nilai - nilai spiritual menuju ketakwaan kepada Allah SWT", tambahnya.

Sudewo berharap, proses pekerjaan masjid dapat berjalan lancar dan selesai sesuai yang diharapkan masyarakat.

"Semoga bermanfaat dan mempercepat proses pembangunan masjid ini", harap Sudewo.

Dia mengapresiasi, dalam kondisi sulit saat ini akibat pandemi Covid-19, warga Dukuh Gelor tetap semangat bergotong - royong mewujudkan masjid yang diidamkan.

Seorang warga mengungkapkan,  selama 2 tahun ini, secara bertahap, sumber pendanaan pembangunan masjid mengandalkan iuran warga.

"Setiap musim panen jagung, warga menyumbang atau iuran berupa jagung seberat 50 kilogram", ujar seorang warga.

Setelah terkumpul cukup banyak, lanjutnya, kemudian jagung dijual dan hasil penjualannya untuk membeli material yang dibutuhkan dan untuk membayar tukang.

Atas bantuan yang diberikan Sudewo, warga menyampaikan terima kasih.

(RM. Usman :/ Guz Heru)

Selasa, 28 Desember 2021

SAMBUT TAHUN BARU 2022, ANGGOTA DPR RI SUDEWO BAGIKAN 1000 PAKET BERAS

Anggota DPR RI H. Sudewo, ST; MT membagikan 1000 paket beras kepada masyarakat yang membutuhkan.



Pati, RadarMuria.Com            Mengakhiri rangkaian kegiatan di tahun 2021 dan dalam rangka menyambut tahun baru 2022, Anggota DPR RI, Sudewo membagikan 1000 paket beras, Selasa (28/12/21).

Paket beras seberat 5 kilogram tersebut dibagikan kepada para tukang becak dan warga yang sangat membutuhkan di wilayah Kecamatan Kayen.

Anggota Komisi V DPR itu mengatakan, pembagian beras tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang terkadang luput dari perhatian.

"Ini sebagai bentuk kepedulian membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan yang sangat membutuhkan di sekitar kita", kata Sudewo.

Politisi asal Kayen itu menambahkan, dirinya sangat prihatin atas kondisi masyarakat kecil yang secara ekonomi belum mapan, ditambah lagi adanya pandemi Covid-19.

"Jadi menjadi keprihatinan kita bersama bahwa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak bagi mereka. Maka sebagai bentuk rasa empati, saya membagikan beras", tambah Sudewo.

Dia berharap, bantuan itu dapat bermanfaat bagi yang menerima.

Dalam kesempatan itu, Sudewo juga menyampaikan pesan akhir tahun, yaitu bahwa kita harus bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan YME dan dalam keadaan sehat selama 2021.

"Bersyukur kita diberi nikmat dan sehat selama 2021. Menjadi evaluasi diri dan ke depan semoga menjadi lebih baik. Selamat menyongsong tahun 2022", tandas Sudewo.

(RM. Usman :/ Guz Heru)

NATARU, POLRES PATI SIAPKAN 2 POSPAM

Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing, SIK; MH; MSi

Polres Pati meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi).



Pati, RadarMuria.Com          Mengawal dan menjaga kondusifitas Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Pati menyiapkan 2 pos pengamanan (pospam), yaitu Pos Margorejo depan PT Dua Kelinci dan Pos Terminal Sleko.

Demikian diungkapkan Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, SIK di ruang kerjanya, Mapolres setempat, Senin kemaren.

"Untuk menjaga kondusifitas perayaan Natal dan tahun baru, kami siapkan 2 pospam", terang Kapolres.

Mendukung kegiatan itu, pihaknya juga menyiapkan 700 personel gabungan dari unsur TNI, Polri dan Pemda Pati.

"Kegiatan lebih kepada menjaga kondisifitas dan mengantisipasi timbulnya gangguan kamtibmas. Tidak ada penyekatan terhadap mobilitas warga", ungkapnya.

Karena masih pandemi Covid-19, Christian berharap, masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan saat perayaan Nataru.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes, sehingga perayaan Nataru tidak timbul klaster baru Covid-19", himbau Kapolres.

Menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pati, AKBP Christian menyebut telah menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat, dengan capaian 70 persen.

"Capaian vaksinasi Covid-19 Polres Pati telah 70 persen", sebut AKBP Christian.

Dalam kurun 2021,  Polres Pati meraih banyak prestasi dan penghargaan bidang kinerja, antara lain Polres Terbaik Tingkat Polda Jateng, Juara 1 Operasi Sikat Jaran Candi, Juara 2 Operasi Zebra Candi, Pengungkapan dan Penyelesaian Perkara Terbaik, serta Bhabinkamtibmas Terbaik.

Jelang akhir tahun ini, Polres Pati juga meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dari Kementerian PAN-RB RI.

(RM. Usman)

AKLAMASI, MBAK NING TERPILIH KETUM KORMI KABUPATEN PATI

Hj. Endah Sri Wahyuningati, SKM akrab disapa Mbak Ning terpilih sebagai Ketua Umum Kormi Kabupaten Pati untuk periode 2021 - 2025

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, SE; MM : "Pemerintah selalu mensuport dan mendukung penuh kegiatan olahraga rekreasi masyarakat".



Pati, RadarMuria.Com                       Endah Sri Wahyuningati, akrab disapa Mbak Ning, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Pati  untuk periode 2021 - 2025.

Mbak Ning terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) organisasi olahraga rekreasi tersebut  yang digelar di Ruang Pragolo Setda Pati, Selasa (28/12/21).

Muskab diikuti 23 peserta dari utusan cabor rekreasi dan Pengurus Kormi Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Rekso Suhartono, mewakili Bupati Pati dalam sambutan mengatakan, di masa pandemi Covid-19, kegiatan olahraga dan rekreasi masyarakat dibatasi guna menekan penyebaran virus tersebut.

"Bila pandemi sudah usai, diharapkan kegiatan olahraga dan rekreasi dapat tumbuh berkembang di Kabupaten Pati", terang Rekso.

Pada Tahun Anggaran 2022 nanti, sebutnya, Pemerintah Kabupaten Pati melalui Disporapar akan memberi hibah anggaran sebesar 100 juta rupiah untuk Kormi  Pati.

"Hal itu agar olahraga rekreasi semakin maju dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Pati", sebutnya.

Rekso menegaskan, dinas yang dipimpinnya selalu mensuport dan mendukung penuh olahraga rekreasi yang ada di Kabupaten Pati.

"Terutama yang bisa membuahkan prestasi untuk keharuman dan nama baik Kabupaten Pati", tandas Rekso Suhartono.

Ketua Umum Kormi terpilih, Mbak Ning menyampaikan terima kasih atas kepercayaan  yang diberikan untuk mengemban amanat tersebut.

"Terima kasih atas kepercayaannya untuk meneruskan perjuangan Kormi agar ke depan lebih mendapat porsi bagi ruang gerak masyarakat untuk berolahraga rekreasi", ucap Mbak Ning yang juga Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun kepengurusan dan menyusun program kerja serta berharap bimbingan Pemerintah Kabupaten Pati.

"Sehingga dapat berbuat maksimal di ruang lingkup keolahragaan rekreasi di Kabupaten Pati", tambahnya.

Endah Sri Wahyuningati menggantikan H. Kartono selaku Ketua Umum Formi (sebelumnya) yang telah menjabat selama 2 periode.

Adapun cabor dibawah pembinaan Kormi Pati terbagi dalam 3 kategori, yakni Cabor Tradisional dan Kreatif Budaya, Cabor Kesehatan dan Kebugaran, serta Cabor Petualangan dan Tantangan.

Reporter : RM. Usman

Senin, 27 Desember 2021

TERIMA PENGHARGAAN DARI KAPOLDA JATENG, BUPATI PATI : PENINGKATAN PELAYANAN PRIORITAS UTAMA


Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menyerahkan tanda penghargaan kepada Bupati Pati H. Haryanto


Gedung Pelayanan Terpadu Presisi Polres Pati




Pati, RadarMuria.Com                  Bupati Pati H. Haryanto menerima penghargaan dari Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, Senin (27/12/21), di Mapolres Pati.

Penghargaan diserahkan berbarengan dengan Peresmian Gedung Pelayanan Terpadu Presisi 'Sanika Satyawada' dan Gedung Satpas Prototipe Polres Pati, serta peluncuran Aplikasi Pasopati dan Pantau Pati.

Kapolda Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, penggunaan gedung dan aplikasi Polres Pati diharapkan dapat lebih meningkatkan pelayanan masyarakat.

"Gedung Satpas untuk memberikan pelayanan masyarakat (pembuatan SIM) dengan baik dan beaya murah tanpa ada pungutan liar", terang Irjen Luthfi.

Sedangkan Gedung Pelayanan Terpadu Presisi, lanjutnya, untuk melayani pembuatan SKCK, Surat Kehilangan, pengurusan tilang dan layanan BPKB serta pengaduan / pelaporan, yang terintegrasi dalam satu gedung.

"Jadi masyarakat Kabupaten Pati tidak usah susah - payah apabila ada permasalahan terkait kepolisian. Silahkan datang ke Gedung Pelayanan Terpadu Presisi", lanjutnya.

Gedung Satpas Prototipe Polres Pati


Terhadap Aplikasi Pasopati dan Pantau Pati, Kapolda Jateng menjelaskan, hal itu untuk lebih mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan melalui telepon selular.

"Cukup dengan memakai handphone, tidak perlu datang ke Polres Pati", jelas Irjen Ahmad Luthfi.

Bupati Pati, Haryanto dalam sambutan mengapresiasi sistem pelayanan satu pintu dan aplikasi yang dimiliki Polres Pati, sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan.

"Karena saat ini masyarakat banyak memanfaatkan media sosial. Kami ucapkan terima kasih atas inovasi yang mempermudah dan dapat mengurangi aspek penyelewengan", kata Haryanto.

Guna meningkatkan pelayanan masyarakat, bupati menyebut, Pemerintah Kabupaten Pati pada Tahun Anggaran 2022 akan memberikan hibah senilai 20 milyar rupiah untuk pembangunan gedung induk Polres Pati.

"Ini sudah proses lelang. Tahun 2022, bangunan induk Polres Pati mendapat hibah dari pemerintah daerah dengan nilai 20 milyar rupiah. Itu bagian untuk menciptakan pelayanan terbaik", tutur Haryanto.

Sebab, menurutnya, peningkatan pelayanan masyarakat merupakan prioritas utama.

(RM. Usman)

Jumat, 24 Desember 2021

WARGA DESA PURWOREJO PENERIMA PROGRAM BSPS GELAR SYUKURAN

Anggota DPR RI, Sudewo, menghadiri doa bersama dan syukuran atas selesainya pembangunan bedah rumah Program BSPS Kementerian PUPR di Desa Purworejo Kecamatan Margoyoso


Pati, RadarMuria.Com                   Warga Desa Purworejo Kecamatan Margoyoso, penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2021, menggelar doa selamatan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan rumah  mereka.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Purworejo itu dihadiri Anggota DPR RI Sudewo, kepala desa  se- Kecamatan Margoyoso, termasuk kepala desa setempat Ismunardi, serta 18 penerima Program BSPS, Jumat (24/12/21).

Anggota DPR RI Sudewo menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang penuh keakraban dan kekeluargaan itu.

"Mereka sangat senang dan bersyukur atas bantuan bedah rumah yang mereka terima. Dan sekarang sudah mereka tempati", ungkap Sudewo.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra itu menambahkan, bantuan bedah rumah tersebut merupakan inisiasinya sebagai Anggota Komisi V DPR RI selaku mitra kerja Kementerian PUPR.

"Program ini dari Kementerian PUPR selaku mitra kerja Komisi V DPR RI. Masing - masing sebesar 20 juta rupiah, diterima utuh tanpa potongan", jelasnya.

Kepala Desa Purworejo, Ismunardi mewakili 18 warga penerima Program BSPS menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Sudewo atas bantuan yang sangat bermanfaat bagi warga kami", ucap Ismunardi.

Dia berharap, ke depan, program bantuan lainnya masih digulirkan oleh Sudewo dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pada 2021, Program BSPS yang diusung Anggota DPR RI asal Kayen Pati itu mencapai 2500 unit. 

Untuk Kecamatan Margoyoso yang meliputi 21 desa, terdapat sebanyak 187 penerima Program BSPS.

(RM. Usman :/ Guz Heru)

Kamis, 23 Desember 2021

KALAHKAN PERSIPA, PSG PATI MELAJU KE SEMIFINAL PIALA SOERATIN U-17 JATENG

Pemain PSG Pati 'ditempel' ketat 2 pemain Persipa Pati pada laga di Stadion Citarum Semarang, Rabu (22/12) Piala Soeratin U-17 Zona Jateng



Semarang, RadarMuria.Com               Tim PSG Pati U-17 memastikan satu tiket ke babak semifinal Piala Soeratin U-17 2021 Zona Jawa Tengah.

Tim terdiri atas siswa Safin Pati Football Academi (SPFA) ini melaju usai mengalahkan tim sekota, Persipa Pati U-17, pada laga babak 10 besar yang berlangsung di Stadion Citarum Semarang, Rabu (22/12) dengan skor 2 - 0.

Sebelumnya, pada pertemuan pertama, Senin (0/12), di venue yang sama, kedua tim bermain imbang 2 - 2.

PSG Pati lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup N, setelah 2 gol masing - masing dicetak Felix Marcelino pada menit ke-14 dan Bobby Kurniawan  di menit-67, membobol gawang Persipa.

Kickoff yang dimulai pukul 10.00 WIB itu, membuat laga berlangsung sangat ketat dengan tempo permainan tinggi di bawah tekanan panas terik matahari.

Gol pertama PSG Pati berawal dari kejelian Felix yang memanfaatkan 'kesalahan' pemain belakang lawan. Dengan sedikit penetrasi, dia berhasil melepas tendangan cukup keras dengan kaki kiri.

Sedangkan gol kedua, Bobby sukses memanfaatkan umpan manja Felix, yang mampu menaklukan kiper Persipa , Adib Diva.

"Bersyukur kita bisa melalui dua laga di babak 10 besar dengan hasil positif. Kita apresiasi perjuangan anak - anak yang disiplin dan memperlihatkan daya juang tinggi. Kita harus langsung fokus mempersiapkan diri menatap laga semifinal yang tentu makin tak mudah", terang Pelatih Kepala PSG Pati U-17, Perkantara Armadi, yang akrab disapa Coach Feri, usai pertandingan.

Pada babak simifinal nanti, PSG Pati U-17 akan berhadapan dengan juara Grup M, Persiku Kudus, yang pada laga di hari yang sama, pesta gol 8 - 1 atas Persekap Kabupaten Pekalongan.

Laga semifinal sendiri kepastian pelaksanaannya masih menunggu keputusan Asprov PSSI Jateng.

Perjalanan PSG Pati U-17 di Piala Soeratin U-17 2021 Zona Jawa Tengah,

Grup F

Persik Kendal 1 - 1 PSG Pati

PSG Pati 4 - 0 PSIR Rembang

Babak 10 Besar 

Grup N

Persipa Pati 2 - 2 PSG Pati

PSG Pati 2 - 0 Persipa Pati

(RM. Usman :/ Nugroho)

Rabu, 22 Desember 2021

DEWAN PENDIDIKAN KABUPATEN PATI GELAR SOSIALISASI PTM DAN AN

Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Pati bersama Kepala Disdikbud Kabupaten Pati, Winarto, S.Pd; M.Hum

Komite Sekolah, peserta Sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka dan Asesmen Nasional



Pati, RadarMuria.Com                Dewan Pendidikan Kabupaten Pati menggelar Sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Asesmen Nasional (AN) bagi Komite Sekolah se-Kabupaten Pati.

Sebanyak 250 anggota / pengurus Komite Sekolah tingkat SD, SMP dan SMA/ SMK mengikuti sosialisasi tersebut yang berlangsung di Gedung PGRI, Jalan Syeh Jangkung Pati.

Acara dibagi dalam 2 sesi, yaitu pada Rabu (22/12) diikuti 125 orang dan Kamis (23/12) diikuti 125 orang.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pati, Sutaji mengatakan, sosialisasi digelar dalam rangka sinkronisasi antara komite sekolah yang mewakili wali murid dengan pihak sekolah terhadap program PTM dan AN.

"Setelah menerima sosialisasi ini, komite sekolah dapat menyampaikan informasi ini kepada anggota komite lainnya dan wali murid, sehingga program - program pendidikan dapat dipahami dengan baik dan tidak timbul permasalahan dikemudian hari", terang Sutaji.

Komite Sekolah, menurutnya, turut berperan penting terhadap suksesnya penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Winarto, selaku narasumber memaparkan, saat ini terdapat dinamika perkembangan regulasi yang mengatur pendidikan, antara lain Asesmen Nasional, pembelajaran digital, pencegahan perundungan dan kebijakan lainnya.

"Selaku mitra, Komite Sekolah diharapkan menjadi pendorong dan penguat pendidikan menjadi lebih baik, berkualitas dan maju", jelas Winarto.

Dia menyebut, Komite Sekolah mempunyai fungsi penting, yaitu mendukung program sekolah, memberi pertimbangan, sebagai media penghubung dan fungsi pengawasan.

Penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi Covid-19 ini, pihaknya berpedoman pada aturan yang dikeluarkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri terdiri atas Mendikbud, Menkes, Mendagri dan Menag.

Termasuk, aturan  berdasarkan Inmendagri, Ingub, Inbup dan kebijakan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pati.

"Di masa pandemi ini, melindungi keselamatan dan kesehatan rakyat menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Pati. Oleh karena itu, berbagai kegiatan didesain dengan baik, termasuk dunia pendidikan", tuturnya.

Khusus Pati, tambah Winarto, prinsip kehati - hatian diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Maka pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap dengan uji coba dan terbatas", tambah Winarto.

Terkait Asesmen Nasional (AN), dia menjelaskan, ada perbedaan bila dibandingkan dengan Ujian Nasional (UN).

"Asesmen Nasional, sasarannya adalah satuan lembaga pendidikan, kepala sekolah dan guru. Serta siswa, walaupun tidak seluruhnya", jelas Winarto.

Adapun hasil AN, lanjutnya, meliputi profil sekolah, rapor sekolah dan profil dinas / rapor pemerintah daerah, dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jadi, tidak ada lagi Ujian Nasional, yang ada adalah Asesmen Nasional", ungkap Winarto.

Reporter : RM. Usman.

Selasa, 21 Desember 2021

MULAI 2022, USULAN SANTUNAN KEMATIAN BISA MELALUI APLIKASI PATI SANTUN


Bupati Pati H. Haryanto didampingi Jepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Pati menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris.



Pati, RadarMuria.Com                      Mulai tahun 2022, masyarakat Kabupaten Pati bisa mengajukan proposal usulan santunan kematian bagi keluarga prasejahtera melalui Aplikasi Pati Santun.

Hal itu diungkapkan Bupati Pati, Haryanto, pada penyerahan santunan kematian tahap 4 tahun 2021 yang berlangsung di Ruang Pragolo Setda Pati, Senin (20/21).

Haryanto mengatakan, bantuan ini sudah berjalan lebih dari 9 tahun dan jumlah penerimanya berbeda untuk setiap tahun.

"Dibandingkan tahun 2020, bantuan saat ini tidak banyak. Ada penurunan angka kematian di tahun 2021 ini", kata Haryanto.

Tahun ini, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pati menyiapkan 1 milyar rupiah untuk penerima santunan sebanyak 792, masing - masing sebesar 1 juta rupiah.

Pemberian santunan selama 1 tahun ini, dibagi dalam 4 kali, yaitu tahap pertama 112 orang, tahap kedua 138, tahap ketiga 166 dan tahap keempat 376 orang.

"Bantuan ini tidak ada potongan sama sekali, jadi menerima utuh", jelas Haryanto.

Dalam kesempatan itu, bupati juga mendoakan para almarhum yang telah menghadap Tuhan YME.

Aplikasi Pati Santun yang telah diluncurkan Pemerintah Kabupaten merupakan aplikasi berbasis website yang bertujuan mempermudah masyarakat mengajukan permohonan santunan kematian.

Atas aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Pati meraih Penghargaan Smart City 2021 untuk dimensi smart society dari Kemenkominfo RI.

(RM. Usman)

Minggu, 19 Desember 2021

KAMARI TERPILIH MENJADI KETUA DPC APTRI WILAYAH KERJA PG TRANGKIL


Drs. H. Kamari terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC APTRI Wilayah Kerja      PG Trangkil masa bakti 2021 - 2027.



Pati, RadarMuria.Com                 Haji Kamari terpilih  menjadi Ketua DPC APTRI Wilayah Kerja PG Trangkil masa bakti 2021 - 2027.

Kamari terpilih secara aklamasi pada Muscab ke-5 DPC APTRI, yang digelar Sabtu (18/12), di Gedung APTRI, Jalan Raya Pati - Tayu turut Desa Sukoharjo Kecamatan Wedarijaksa.

Dalam keterangannya usai pemilihan, Kamari menyebut, kepengurusan yang baru mempunyai tugas dan tantangan yang berat, yaitu meningkatkan kesejahteraan dan meregenerasi petani tebu.

"Kita berupaya meningkatkan kesejahteraan petani tebu dan memberi edukasi kepada petani milenial untuk regenerasi, sehingga berkesinambungan", kata Kamari.

Karena menurutnya, saat ini, sektor perkebunan tebu kurang diminati oleh generasi muda.

"Petani tebu dari kalangan muda akan kita bangkitkan sebagai generasi penerus", tambahnya.

Program berikutnya, lanjut Kamari, yaitu membangun demplot percontohan disetiap kecamatan sebagai sarana edukasi bagi petani tebu.

"Jadi petani dapat ngangsu kaweruh (belajar) mengenai budidaya, penanaman, pemupukan dan perawatan tanaman tebu, disesuaikan karakter tanah di wilayah masing - masing", ujar Kamari.

Dia yang juga guru di SMPN 02 Juwana itu mengungkapkan, posisi petani tebu saat ini sangat berat, karena kendala pengadaan pupuk dan mahalnya upah tenaga kerja. 

"Sementara, harga pokok produksi dipatok  9.100 rupiah dan harga eceran tertinggi (HET) gula ditetapkan 12.000 rupiah. Harusnya adalah 1.5 kali dari harga beras. Ini baru ideal", ungkapnya.

Selaku pengurus organisasi yang mewadahi 2100 anggota (petani tebu) dengan luasan lahan 12.000 hektar, pihaknya berharap ada perhatian pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan tata niaga gula yang baik.

"Kalau harga gula menarik, pasti petani akan senang menanam tebu", pungkas Kamari.

Dalam Muscab ke-5 itu,   Kamari terpilih sebagai Ketua, Sekretaris Hadi Prabowo dan Bendahara Suyitno.

(RM. Usman)

Sabtu, 18 Desember 2021

ANGGOTA DPR RI HARMUSA OKTAVIANI GELAR SOSIALISASI DAN EDUKASI UMKM

Sosialisasi dan Edukasi : Peran Perbankan Terhadap Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi Covid-19.




Anggota DPR RI Harmusa Oktaviani, SE dan Kabid UMKM Dinkop dan UMKM Kabupaten Pati, Hendry Kristyawan, SE; MM selaku narasumber.



Pati, RadarMuria.Com                  Anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani menggelar Sosialisasi dan Edukasi kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di Kabupaten Pati.

Acara dengan tema Peran Perbankan Terhadap Pertumbuhan UMKM di Masa Pandemi Covid-19 ini berlangsung di New Merdeka Hotel Pati, Sabtu (18/12).

Selain Harmusa Oktaviani, narasumber lainnya yang dihadirkan yaitu Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati dan Bank Mandiri Pati. Sedangkan narasumber dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan paparannya melalui virtual.

Harmusa dalam keterangannya menyebut, kegiatan ini adalah yang terakhir di tahun 2021 oleh pihaknya bekerja sama dengan Bank Indonesia.

"Kegiatan ini yang terakhir di tahun 2021. Sebelumnya kegiatan serupa juga dilaksanakan di Rembang, Blora dan Grobogan", terang Harmusa, politisi asal Kota Rembang ini.

Anggota Komisi XI DPR RI itu menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, hampir semua bidang usaha terdampak, namun sektor UMKM dinilai paling bisa bertahan.

"Di masa pandemi selama 2 tahun terakhir ini, sektor usaha yang masih bisa bertahan dan bisa menopang perekonomian kita adalah UMKM", tambahnya.

Sekalipun begitu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini mengaku, sering mendapat keluhan dari para pelaku UMKM di daerah atas kendala permodalan dan pemasaran yang dihadapi.

Pelaku UMKM mengikuti sosialisasi dan edukasi.


"Maka kami mendorong perbankan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Dan menyosialisasikan program ataupun produk untuk memenuhi kebutuhan permodalan UMKM", ungkap Harmusa.

Untuk persolan pemasaran, sebutnya, dapat memanfaatkan dukungan teknologi yaitu digitalisasi pemasaran melalui online.

"Namun masih ada kendala di sumber daya manusianya", ujarnya.

Dia berharap, sosialisasi dan edukasi tersebut, dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM.

"Sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkembang pesat, tentu dengan dukungan pemerintah", tandas Harmusa Oktaviana.

Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Hendry Kristyawan menyambut baik penyelenggaraan acara tersebut, yang bertujuan  membantu perkembangan UMKM di Kabupaten Pati.

"Terima kasih atas penyelenggaraan sosialisasi dan edukasi yang difasilitasi oleh Anggota DPR RI Bu Harmusa Oktaviani", kata Hendry.

Menurutnya, ini momen bagus yang bisa diagendakan setiap tahun, karena pelaku UMKM masih membutuhkan bimbingan, bantuan dan dukungan dari pemerintah dan perbankan, terutama bank BUMN.

"Kami pun selalu memberi sosialisasi, edukasi dan motivasi pada masyarakat untuk berwirausaha. Semoga UMKM tetap bertahan di masa pandemi ini", harap Hendry Kristyawan.

(RM. Usman : /Guz Heru)



Jumat, 17 Desember 2021

PENGURUS DPD ABPEDSI KABUPATEN PATI RESMI DIKUKUHKAN


Pengukuhan DPD ABPEDSI Kabupaten Pati masa bakti 2021 - 2026, yang diketuai Soegiharto, AMa.Pd



Pati, RadarMuria.Com                Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABPEDSI (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Pati dikukuhkan, Kamis (16/12/21).

Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, dihadiri Bupati Haryanto bersama Forkompimda, Kepala OPD terkait, para Camat, Ketua ABPEDSI Provinsi Jawa Tengah, Pasopati, Papdesi, PPDI dan Permandes.

Bupati Pati, Haryanto dalam sambutan mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus organisasi yang menjadi wadah bagi anggota BPD tersebut.

"Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan, semoga dapat bekerja dengan sebaik - baiknya", ucap bupati.

Pihaknya juga mengajak Pengurus ABPEDSI untuk lebih memahami tugas pokok dan fungsinya. Untuk itu, bupati mendorong dilaksanakannya diklat  bagi anggota BPD agar lebih profesional.

"Untuk kesejahteraan anggota BPD, akan dipertimbangkan secara bertahap, melalui APBD", tutur Bupati Haryanto.



Ketua DPD ABPEDSI Kabupaten Pati, Soegiharto mengatakan, dibentuknya ABPEDSI bertujuan untuk mewujudkan anggota BPD yang cerdas dan berwibawa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan di tingkat desa, sesuai regulasi yang ada.

"Sebagai pendampingan untuk mewujudkan anggota BPD yang cerdas dan berwibawa dalam menjalankan fungsinya. Bukan sebagai tandingan kelembagaan dalam lingkup pemerintahan desa", terang Soegiharto yang juga Ketua BPD Desa Kebowan Kecamatan Winong.

Selain itu, tambahnya, yaitu mewujudkan fungsi koordinasi, komunikasi dan penyamaan persepsi yang baik sehingga timbul rasa nyaman, aman dan kondusif.

"Serta untuk mempererat kemitraan antara BPD dengan Pemerintah Desa, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan", tambahnya.

Mantan Kepala Desa Kebowan itu juga menyambut baik dilakukannya diklat dan bimbingan teknis bagi anggota BPD dalam rangka peningkatan SDM yang cerdas dan berwibawa.

"Juga mohon peningkatan kesejahteraan anggota BPD, yang selama ini masih di bawah standar UMK Kabupaten Pati", ungkap Soegiharto.

Dalam kesempatan itu, dia berpesan kepada jajaran, agar dalam menjalankan tugas disesuaikan dengan tupoksi dan bertumpu pada regulasi.

"Abdikan dirimu untuk ibu pertiwi. Dengan pengabdian dan dedikasi yang tinggi, selain dapat bermanfaat untuk masyarakat, juga bermanfaat untuk dirimu sendiri", pesan Soegiharto.

Dia pun mengingatkan pepatah Jawa agar dipedomi yaitu 'Sapa Kang Nandur Bakal Ngunduh', artinya Siapa Yang Menanam Pasti Akan Menuai.

Diakhir sambutan, Soegiharto menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Pati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Pati yang telah memfasilitasi terselenggaranya pengukuhan ABPEDSI sehingga berjalan sukses.

Adapun susunan Pengurus DPD ABPEDSI Kabupaten Pati masa bakti 2021 - 2026, yaitu 

Penasehat :

1. Soponyono, S.Ag, MM 

2. Sujadi

Ketua :

Soegiharto, AMa.Pd

Wakil Ketua :

Sholikin

Sekretaris :

Purwoko, SH

Wakil Sekretaris :

Anna Markhamah AW, SP

Bendahara : 

Cahyo Suprapto, SP

Wakil Bendahara :

Sunaryo, SH

Kepengurusan juga dilengkapi divisi, antara lain 

Divisi Pemerintahan

Divisi Organisasi dan Kaderisasi

Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat 

Divisi Advokasi dan Perlindungan Hukum

Divisi Kesejahteraan dan Usaha

Divisi Sosial, Politik dan Budaya

Divisi Diklat dan Litbang

Divisi Humas / Kerjasama antar Lembaga

Divisi Pemuda dan Olahraga

Divisi Keagamaan

Serta 5 koordinator wilayah, yaitu

Koordinator eks Kawedanan Pati

Koordinator eks Kawedanan Juwana

Koordinator eks Kawedanan Kayen

Koordinator eks Kawedanan Jakenan

Koordinator eks Kawedanan Tayu

(RM. Usman)

PENGURUS ABPEDSI KABUPATEN PATI DIKUKUHKAN


Pengukuhan DPD ABPEDSI Kabupaten Pati, yang diketuai Soegiharto, AMa.Pd



Pati, RadarMuria.Com               Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ABPEDSI (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Pati dikukuhkan, Kamis (16/12/21).

Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, dihadiri Bupati Haryanto bersama Forkompimda, Kepala OPD terkait, para Camat, Ketua ABPEDSI Provinsi Jawa Tengah, Pasopati, Papdesi, PPDI dan Permades.

Bupati Pati, Haryanto dalam sambutan mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus organisasi yang menjadi wadah bagi anggota BPD tersebut.

"Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan, semoga dapat bekerja dengan sebaik - baiknya", ucap bupati.

Pihaknya juga mengajak Pengurus ABPEDSI untuk lebih memahami tugas pokok dan fungsinya. Untuk itu, bupati juga mendorong dilaksanakannya diklat bagi anggota BPD agar profesional.

"Untuk kesejahteraan anggota BPD, akan dipertimbangkan secara bertahap, melalui APBD", tutur bupati. 



Ketua DPD ABPEDSI Kabupaten Pati, Soegiharto mengatakan, dibentuknya ABPEDSI bertujuan untuk pendampingan dan mewujudkan anggota BPD yang cerdas dan berwibawa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan di tingkat desa, sesuai regulasi yang ada.

"Sebagai pendampingan untuk mewujudkan anggota BPD yang cerdas dan berwibawa dalam menjalankan fungsinya. Bukan sebagai tandingan kelembagaan dalam lingkup pemerintahan desa", terang Soegiharto yang juga Ketua BPD Desa Kebowan Kecamatan Winong.

Selain itu, tambahnya, yaitu mewujudkan fungsi koordinasi, komunikasi dan penyamaan persepsi yang baik sehingga timbul rasa nyaman, aman dan kondusif.

"Serta untuk mempererat kemitraan antara BPD dengan Pemerintah Desa, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan", tambahnya.

Mantan Kepala Desa Kebowan itu juga menyambut baik dilakukannya diklat dan bimbingan teknis bagi anggota BPD dalam rangka peningkatan SDM yang cerdas dan berwibawa.

"Juga mohon peningkatan kesejahteraan anggota BPD, yang selama ini masih di bawah standar UMK Kabupaten Pati", ungkap Soegiharto.

Dalam kesempatan itu, dia berpesan kepada jajaran, agar dalam menjalankan tugas disesuaikan dengan tupoksi dan bertumpu pada regulasi.

"Abdikan dirimu untuk ibu pertiwi. Dengan pengabdian dan dedikasi yang tinggi, selain dapat bermanfaat untuk masyarakat, juga bermanfaat untuk dirimu sendiri", pesan Soegiharto.

Dia pun mengingatkan pepatah Jawa agar dipedomi yaitu 'Sapa Kang Nandur Bakal Ngunduh', artinya Siapa Yang Menanam Pasti Akan Menuai.

Diakhir sambutan, Soegiharto menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Bupati Pati dan Pimpinan DPRD Kabupaten Pati yang telah memfasilitasi terselenggaranya pengukuhan ABPEDSI sehingga berjalan sukses.

Pengukuhan ditandai penyematan pin dan penyerahan pataka ABPEDSI oleh Ketua ABPEDSI Provinsi Jawa Tengah kepada Ketua DPD ABPEDSI Kabupaten Pati. 

Adapun susunan Pengurus DPD ABPEDSI Kabupaten Pati masa bakti 2021 - 2026, yaitu 

Penasehat :

1. Soponyono, S.Ag, MM 

2. Sujadi

Ketua :

Soegiharto, AMa.Pd

Wakil Ketua :

Sholikin

Sekretaris :

Purwoko, SH

Wakil Sekretaris :

Anna Markhamah AW, SP

Bendahara : 

Cahyo Suprapto, SP

Wakil Bendahara :

Sunaryo, SH

Kepengurusan juga dilengkapi divisi, antara lain 

Divisi Pemerintahan

Divisi Organisasi dan Kaderisasi

Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat 

Divisi Advokasi dan Perlindungan Hukum

Divisi Kesejahteraan dan Usaha

Divisi Sosial, Politik dan Budaya

Divisi Diklat dan Litbang

Divisi Humas / Kerjasama antar Lembaga

Divisi Pemuda dan Olahraga

Divisi Keagamaan

Serta 5 koordinator wilayah, yaitu

Koordinator eks Kawedanan Pati

Koordinator eks Kawedanan Juwana

Koordinator eks Kawedanan Kayen

Koordinator eks Kawedanan Jakenan

Koordinator eks Kawedanan Tayu

(RM. Usman)

Kamis, 16 Desember 2021

WABUP PATI : PEMUDA MILIKI 'POWER' BUAT PERUBAHAN DAN KEMAJUAN BANGSA


Rapat Kerja Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pati.



Pati, RadarMuria.Com               Mengutip pidato Bung Karno bahwa hanya dibutuhkan sepuluh pemuda untuk mengguncang dunia, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menegaskan, hal itu menjadi salah satu bukti pemuda memiliki 'power' untuk membuat perubahan dan kemajuan bangsa.

Penegasan itu disampaikan Saiful Arifin pada Rapat Kerja Pengurus Karang Taruna Kabupaten Pati, Rabu (15/12), di Ruang Pragolo Setda Pati.

Raker dihadiri Sekda, Kepala Dinsos, Kepala Badan Kesbangpol dan jajaran Karang Taruna.

"Semua pemuda bisa proaktif dan komunikatif dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial maupun menciptakan inovasi guna mengangkat potensi yang ada", kata Saiful Arifin.

Pemuda, lanjutnya, dapat melibatkan diri dalam Karang Taruna yang menjadi wadah aspirasi, ide dan kreatifitas dalam membangun dan memajukan desa.

"Karang taruna agar tidak terpaku pada satu bidang pekerjaan saja, tetapi harus mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi untuk kemajuan wilayahnya", pinta Saiful Arifin.

Menurutnya, dukungan terhadap Karang Taruna juga diperlukan supaya organisasi itu lebih aktif  berkontribusi.

"Sudah 4 tahun ini Karang Taruna di Kabupaten Pati sudah banyak geliat kegiatannya, terutama yang ada di desa - desa", tandas Saiful Arifin.

(RM. Usman : fn2/FN/MK)

SATUKAN TEKAD RAIH PRESTASI, KONI KABUPATEN PATI GELAR RAPAT KERJA


Bupati Pati H. Haryanto, SH; MM; MSi
membuka Rapat Kerja Koni Kabupaten Pati Tahun 2021



Pati, RadarMuria.Com                    Guna meningkatkan program kerja di tahun 2022 mendatang dan dalam rangka mengevaluasi kinerja tahun 2021, Koni Kabupaten Pati menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2021 dengan mengambil tema 'Satukan Tekad Raih Prestasi'.

Raker diikuti 49 cabang olahraga (cabor), berlangsung di Gedung PGRI Jalan Syeh Jangkung Pati, Kamis (16/12/21) pagi.

Raker dibuka oleh Bupati Pati, Haryanto, dihadiri segenap Pengurus Koni Pati dan Plt. Ketua Umum Koni Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutan, Bupati Pati Haryanto mengapresiasi kinerja Koni Kabupaten dalam membina dan memajukan olahraga di Bumi Mina Tani ini.

"Pembinaan sudah cukup baik, sekalipun belum maksimal. Paling tidak, sudah mewarnai dunia olahraga di kancah nasional", kata bupati.

Sekalipun di masa pandemi, lanjutnya, pembinaan olahraga oleh Koni Pati tetap berjalan sesuai program kerja.

"Covid-19 di Pati ini kita urus, olahraga juga kita urus. Ini sebagai bagian untuk membentuk kesehatan masyarakat", lanjut bupati.

Munculnya cabang olahraga (cabor) baru, juga diapresiasi bupati dalam rangka pengembangan olahraga.

"Makin banyak makin baik, bukan menjadi persaingan. Justru Pati menjadi daerah pengembangan olahraga", tuturnya.

Cabor baru yang ada, menurut Haryanto, dapat membawa 'angin segar' bagi kemajuan pembinaan olahraga, karena terbukti dalam beberapa even mampu membuahkan prestasi.



Dalam kerangka pembinaan olahraga, sebut Haryanto, Pemerintah Kabupaten Pati sudah berupaya membantu dengan membangun sarana prasarana olahraga.

Diakhir sambutan, Haryanto berharap, raker dapat membuahkan rekomendasi yang baik  melalui musyawarah mufakat.

"Jangan membuat program yang muluk - muluk dengan berbagai aturan yang malah justru sulit diterapkan. Yang penting riilnya", tandas Bupati Haryanto.

Ketua Umum Koni Kabupaten Pati, Mustamaji dalam laporan mengatakan, rapat kerja ini digelar guna memenuhi amanat Anggaran Dasar Koni Pasal 34 dan Anggaran Rumah Tangga Pasal 37 ayat (5).

"Disamping itu juga sebagai sarana untuk melakukan evaluasi kinerja pengurus selama satu tahun yang lalu, serta mempersiapkan dan mempertajam program kerja setahun ke depan", kata Mustamaji.

Dia berharap, raker berjalan lancar sesuai jadwal dan menghasilkan keputusan - keputusan yang mendukung peningkatan prestasi atlet Kabupaten Pati.

Sementara itu, Plt Ketua Umum Koni Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, yang turut hadir dalam acara mengatakan, raker Koni Pati kali ini sebagai sarana silaturahmi, juga dapat dimanfaatkan sebaik - baiknya untuk peningkatan pembinaan prestasi atlet.

"Koni Jawa Tengah sangat mengharapkan pembinaan prestasi olahraga di Kabupaten Pati lebih maju dibandingkan daerah lain di Pati Raya, agar menjadi barometer daerah sekitar", harap Bona Ventura.

Menurutnya, raker ini sangat strategis bila dikaitkan dengan persiapan pelaksanaan Porprov XVI Jawa Tengah yang direncanakan berlangsung pada 2023 mendatang.

(RM. Usman)

Rabu, 15 Desember 2021

SATGAS COVID-19 DI PATI DIMINTA AKTIF KEMBALI JELANG NATARU

Bupati Pati H. Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Kabupaten Pati.



Pati, RadarMuria.Com                 Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tingkat kabupaten hingga desa di Kabupaten Pati diminta aktif kembali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu disampaikan Bupati Pati, Haryanto, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Senin (13/12).

Rapat di Pendopo Kabupaten Pati itu juga dihadiri Wakil Bupati, Saiful Arifin, Sekda Jumani, Forkopimda, OPD terkait, Forkopimcam, Direktur Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas.

"Agar seluruh fungsi satuan Tugas Covid-19 di masing - masing lingkungan baik ditingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan atau desa serta rt / rw diaktifkan kembali paling lama 20 Desember 2021", jelas Haryanto.

Penerapan protokol kesehatan, lanjutnya, akan lebih diperketat pada saat pembatasan kegiatan masyarakat yang diberlakukan mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, guna mengurangi resiko penularan Covid-19.

Kebijakan pengaturan mobilitas Nataru, sebut bupati, akan merujuk pada Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease (Covid-19).

"Pembatasan kegiatan masyarakat, lingkupnya meliputi seni budaya dan olahraga, serta yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19. Tetap boleh dilakukan namun tanpa penonton. Puncaknya, pada 31 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022, semua alun - alun yang ada di wilayah Kabupaten Pati akan ditutup", ungkap bupati.

Mengantisipasi munculnya klaster baru, masyarakat juga dilarang mengadakan pawai dan arak - arakan malam tahun baru.

"Dilarang, baik yang terbuka maupun tertutup", tegas Bupati Pati.

(RM. Usman)

Selasa, 14 Desember 2021

SATGAS PEDULI PMKS KECAMATAN MARGOREJO BAGIKAN BANSOS PENYANDANG DISABILITAS


Camat Margorejo, Luky Pratugas Narimo, SSTP; MM memimpin kegiatan bansos Satgas Peduli PMKS bagi penyandang disabilitas.



Pati, RadarMuria.Com                     Satuan Tugas (Satgas) Peduli Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Margorejo membagikan bantuan sosial kepada para penyandang disabilitas di wilayah kecamatan tersebut, Selasa (14/12/21).

Bantuan sosial berupa alat bantu jalan yaitu kruk kaki dua dan kruk kaki empat serta beras, menyasar kepada 21 penerima yang tersebar di 7 desa.

Masing - masing, Desa Sukoharjo sebanyak 5 penerima, Dadirejo 2, Bumirejo 5, Jambean Kidul 1, Margorejo 1, Langenharjo 2 dan Metaraman 5 penerima.

Bantuan diberangkatkan dari aula Kantor Kecamatan Margorejo dan diserahkan langsung oleh Satgas yang dibagi ke dalam 5 tim kepada penerima di kediaman masing - masing.

Camat Margorejo, Luky Pratugas Narimo, yang memimpin langsung kegiatan mengatakan, bantuan sosial ini dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2021.

"Walaupun momennya terlewat sedikit karena memastikan bantuan tepat sasaran. Maka, bersama - sama Satgas PMKS kami kumpulkan donasi dari berbagai pihak, baik perorangan, institusi maupun perusahaan yang mau berbagi dan peduli", kata Luky.

Awal terbentuknya Satgas PMKS ini, menurutnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang masalah sosial yang keberadaannya belum terjangkau bantuan pemerintah.



"Karena kita tidak bisa menggantungkan sepenuhnya kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial. Yang sekiranya sangat membutuhkan dan belum terjangkau dalam waktu cepat, maka kami hadir di sana", lanjutnya.

Luky menyebut, kegiatan sosial lainnya juga telah digelar sebelumnya, berupa santunan anak yatim dan lansia miskin.

"Kegiatan sosial lebih bervariatif. Ke depan kami agendakan dengan sasaran anak - anak berprestasi dari keluarga tidak mampu, berupa alat kelengkapan sekolah", sebut Luky.

Sementara itu, Kepala Desa Sukoharjo, Harsono, menyambut baik bantuan yang diberikan kepada warga di desanya.

"Atas perhatian dan bantuan yang diberikan, atas nama pemerintah desa dan penerima, kami mengucapkan banyak terima kasih", ucap Harsono.

Dia berharap, kegiatan semacam ini akan terus berlangsung sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan.

Mbah Dumirah, Pak Sabar dan Mbah Saini warga Dukuh Gebyaran Desa Sukoharjo, merasa sangat gembira atas bantuan alat jalan yang diberikan untuk membantu aktivitas sehari - hari.

Begitu pula Mbah Sureni dan Mbah Suwati warga Dukuh Gemiring desa yang sama, juga merasa senang menerima bantuan tersebut.

(RM. Usman)

Senin, 13 Desember 2021

RGB KORWIL PATI KIRIM BANTUAN SOSIAL KORBAN SEMERU


Relawan Garda Bhineka (RGB) Korwil Pati mengirim bantuan sosial untuk korban erupsi Gunung Semeru


Pati, RadarMuria.Com.                 Relawan Garda Bhineka (RGB) Indonesia Kordinator Wilayah (Korwil) Pati mengirim bantuan sosial untuk korban erupsi Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Bantuan sebanyak 1 truk berupa makanan, obat - obatan dan pakaian serta kebutuhan lainnya, diberangkatkan dari Sekretariat RGB Korwil Pati, Jalan Raya Pati - Sukolilo, turut Desa Jatiroto Kecamatan Kayen, Minggu (12/12) sore.

Ketua RGB Korwil Pati, Suep mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian RGB Korwil Pati terhadap korban musibah erupsi Gunung Semeru.

"Ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap korban Gunung Semeru", kata Suep.

Dia menambahkan, bantuan yang terkumpul berasal dari donasi para anggota RGB dan masyarakat.

"Atas keprihatinan terhadap saudara kita di lereng Semeru, maka kami tergerak untuk mengumpulkan donasi. Alhamdulillah mendapat respon dan dukungan dari anggota serta masyarakat", tambahnya.

Suep berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban korban Semeru. Dan dalam kesempatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu dan mendukung kegiatan sosial yang digelar oleh RGB Korwil Pati.

Ketua RGB Korwil Pati, Suep, S.Pd.I; M.Pd (tengah) bersama Wakil Ketua II DPP RGB, Gianto Katimin, SH; MH (kanan) dan Wakil Bendahara DPP RGB, H. Istono (kiri).


Sementara itu, Wakil Ketua II DPP RGB Indonesia, Gianto Katimin yang turut hadir melepas bantuan tersebut mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar RGB Korwil Pati.

"Sangat mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka turut membantu korban erupsi Semeru. Mudah - mudahan bantuan ini bermanfaat", ucap Gianto yang berprofesi sebagai penasehat hukum di Kabupaten Pati.

Dia berharap, kegiatan ini dapat memotivasi serta mendorong RGB di wilayah lainnya seluruh Indonesia untuk turut berpartisipasi dan menggelar kegiatan serupa.

Mendukung kelancaran kegiatan RGB Korwil Pati tersebut, Gianto juga berdonasi sebagai bentuk rasa empati dan menurutnya ini sebagai bentuk kerja nyata organisasi.

"Ini bentuk kerja nyata dan semoga menjadi amal baik kita serta mendapat ridho Allah SWT", tutur Gianto.

Wakil Bendahara DPP RGB, Istono juga turut berdonasi dalam kegiatan itu dan menegaskan bahwa bantuan ini tidak bersifat politis.

"Tidak ada unsur politik, tetapi murni terdorong rasa kemanusiaan terhadap korban Semeru", tegas Istono yang berlatar belakang pengusaha itu.

Atas kegiatan ini, dia juga berharap, RGB di tingkat pusat hingga ke daerah semakin solid dan saling menguatkan  demi mewujudkan visi misi.

RGB Korwil Pati dideklarasikan 5 Desember 2021 bersamaan deklarasi DPP RGB serentak seluruh Indonesia.

Adapun susunan kepengurusan RGB Korwil Pati, terdiri atas Ketua dijabat oleh Suep, S.Pd.I; M.Pd dengan beberapa wakil ketua, Sekretaris dijabat oleh Sutikno dibantu beberapa wakil sekretaris dan Bendahara dijabat oleh Triana Punggi Rahayu, S.Pd dibantu wakil bendahara.

Serta dilengkapi bidang - bidang, antara lain Bidang Relawan, Keanggotaan dan Organisasi; Bidang Hukum dan Advokasi, Bidang Humas, Bidang Media, Opini Publik dan Publikasi, Bidang Logistik, Bidang Kampanye dan Pemenangan, serta Bagian Penggalangan Dana.

(RM. Usman)

Sabtu, 11 Desember 2021

PENGURUS IDI CABANG PATI DILANTIK

Bupati Pati H. Haryanto, SH; MM; MSi pada Pelantikan Pengurus IDI Cabang Pati

Ketua IDI Cabang Pati masa bakti 2021 - 2024  Dr. dr. Cahyono Hadi, SH; Sp.OG (K)



Pati, RadarMuria.Com                Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pati masa bakti 2021 - 2024, dilantik.

Pelantikan oleh Bupati Pati berlangsung di pendopo kabupaten setempat, Sabtu (11/12/21) pagi, yang juga dihadiri Wakil Bupati Saiful Arifin, Forkopimda, Ketua IDI Jawa Tengah dan Direktur Rumah Sakit di  Kabupaten Pati.

Dalam sambutan, Bupati Haryanto mengucapkan selamat kepada Ketua IDI Cabang Pati terpilih beserta kepengurusan yang baru.

"Dengan adanya regenerasi kepengurusan IDI ini, diharapkan agar nantinya IDI menjadi sebuah organisasi yang kuat dan solid dalam rangka meningkatkan kemampuan dan berkarya melayani masyarakat", kata Haryanto.

Tanpa ada tenaga kesehatan yang tangguh, lanjutnya, niscaya tidak akan bisa melewati ujian yang sangat besar berupa wabah pandemi Civid-19.

"Kalau tidak ada tenaga kesehatan yang tangguh, tentu kita akan mengalami hambatan. Dan sampai sekarang pun kita masih membutuhkan tenaga kesehatan. Kita bisa terhindar dari dampak pandemi Covid-19, juga berkat peran dokter", tambahnya.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap, IDI dapat memudahkam komunikasi dan koordinasi sehingga organisasi dapat berjalan baik.

"Dokter bisa menjadi agen perubahan serta dapat terus berkarya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat", tutur bupati.

Dan yang terpenting, menurutnya, dokter harus berkarya lebih baik karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat.

"Kehadiran dokter di masyarakat ini kan memberikan edukasi", ungkap Bupati Haryanto.

Ketua penyelenggara pelantikan, dr Aviani Tritanti Venusia mengungkapkan, tidak ada persiapan khusus terkait acara tersebut.

"Kegiatan ini rutin setiap 3 tahun sekali. Begitu ketua terpilih dalam muscab, langsung kita ikuti alurnya yaitu membuat formatur kepengurusan. Setelah ada SK dari PB (Pengurus Besar) IDI, maka kita adakan pelantikan", kata dr. Aviani yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati itu.

Setelah pelantikan ini, ungkapnya, ketua terpilih bersama pengurusnya akan segera menyusun rencana kerja untuk 3 tahun ke depan.

Adapun mekanisme pemilihan Ketua IDI Cabang Pati ini sendiri, Aviani menyebut, dilakukan secara zoom meeting seluruh dokter anggota IDI, sebanyak 300-an orang.

"Untuk pemilihan kali ini menggunakan zoom meeting, diawali usulan kandidat dan terdapat 3 calon. Dan secara aklamasi, memilih dokter Cahyono Hadi", sebut dr Aviani.

(RM. Usman)

KONI KABUPATEN PATI GELAR WORKSHOP PELATIH CABANG OLAHRAGA

Kepala Disporapar Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, SE; MM (tengah baju batik) bersama Pengurus Koni Kabupaten Pati dalam Workshop Pelatih Cabang Olahraga.


Peserta workshop menyimak paparan materi kepelatihan dari narasumber.


Pati, RadarMuria.Com                    Koni Kabupaten Pati menggelar Workshop Pelatih Cabang Olahraga (Cabor) selama 2 hari, Sabtu (11/12) dan Minggu (12/12).

Workshop diikuti 60 pelatih berbagai cabor di bawah pembinaan Koni Pati, dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), dihadiri segenap Pengurus Koni Kabupaten Pati, di New Merdeka Hotel Pati, Sabtu (11/12) pagi.

Kepala Disporapar Kabupaten Pati, Rekso Suhartono mengatakan, workshop ini merupakan program kerja tahun 2021 Koni Pati dalam rangka optimalisasi insan olahraga, khususnya pelatih cabang olahraga.

Kegiatan ini, menurutnya, dimaksudkan untuk memberi penyegaran dan meningkatkan kualitas para pelatih dalam penyusunan program latihan dan pengetahuan tentang gizi yang dibutuhkan atlet.

"Jadi, selain mampu menyusun program latihan, pelatih juga harus mengetahui kebutuhan gizi atletnya", kata Rekso Suhartono.



Dia berharap, pelatih setelah mengikuti workshop ini nantinya lebih bersemangat lagi dalam melatih dan membina atlet.

"Sehingga pada saat pelaksanaan Pra Porprov mendatang, atlet Pati telah siap bertanding dan mampu lolos mengikuti Porprov XVI Jateng", tambahnya.

Ketua Umum Koni Kabupaten Pati, Mustamaji, dalam laporan menyebutkan, workshop kali ini mengetengahkan 3 materi, yaitu Program Latihan Cabor, Kondisi Fisik Atlet dan Penataan Gizi Atlet.

Adapun tujuan kegiatan ini, ungkap Mustamaji, yakni meningkatkan kemampuan dan penyegaran bagi pelatih serta meningkatkan kemampuan para atlet dalam menghadapi Pra Porprov maupun Porprov Jateng.

"Kepada pengurus cabor, pelatih dan atlet agar bisa mempersiapkan diri secara maksimal, sehingga Kontingen Kabupaten Pati mampu meraih medali emas sebanyak - banyaknya pada kejuaraan multieven Porprov Jateng mendatang", kata Mustamaji.

Dia berharap, Kontingen Kabupaten Pati nantinya dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Karena, menurutnya, olahraga menjadi salah satu media yang dapat mengangkat harkat, martabat dan nama baik suatu daerah.

Workshop menghadirkan narasumber, yakni Dosen Fakultas Keolahragaan UNS Solo, Bambang Wijanarko, M.Kes dan Ahli Gizi, Ana Yulia Rahmawati, S.Gz; M.Gz.

(RM. Usman)

Kamis, 09 Desember 2021

PERINGATI HARI JUANG TNI AD, KODIM 0718/PATI GELAR DONOR DARAH


Memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2021, Kodim 0718/Pati menggelar bakti sosial donor darah.



Pati, RadarMuria.Com.               Kodim 0718/Pati menggelar donor darah untuk membantu pengadaan stok darah PMI Kabupaten Pati.

Donor darah berlangsung di Aula Suluh Bhakti Kodim setempat, Kamis (09/12), diikuti prajurit dan relawan.

Komandan Kodim 0718/Pati dalam keterangannya melalui Pasi Teritorial, Kapten Inf Kusmiyanto selaku Perwira Koordinator Kegiatan Donor Darah mengatakan, acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) Tahun 2021.

"Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD Tahun 2021, juga untuk membantu pemenuhan stok darah di PMI Pati", terang Kapten Kusmiyanto.

Pihaknya menghimbau, masyarakat jangan ragu menyumbangkan darahnya melalui PMI Kabupaten Pati guna membantu sesama yang membutuhkan.

"Masyarakat jangan ragu untuk menyumbangkan darahnya, karena manfaatnya baik untuk kesehatan diri sendiri. Selain itu, juga bermanfaat untuk orang lain yang sedang membutuhkan", tambahnya.

Sebanyak 93 peserta mengikuti donor dan berhasil dikumpulkan 82 kantong darah yang selanjutnya diserahkan ke PMI Kabupaten Pati.

Rangkaian memperingati Hari Juang TNI AD tahun ini, Kodim Pati juga menyelenggarakan pelayanan KB Kesehatan di seluruh Puskesmas dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 1 unit di Desa Wegil Kecamatan Sukolilo.

(RM. Usman)