BUKAN HOAKS, PENYANDANG DIFABILITAS BELUM MENDAPAT BANTUAN PEMKAB PATI



Pati, RadarMuria.Com
Menanggapi maraknya berita di media sosial ( medsos ) mengenai adanya penyandang difabilitas yang tidak mendapat bantuan dalam Program Keluarga Harapan ( PKH ), Bupati Pati H. Haryanto mengatakan, itu bukan hoaks

"Itu bukan berita _hoaks_ . Penyandang difabilitas itu kami usulkan dan hampir diakomodir semua. Namun ada satu yang tidak mengajukan atau terlewatkan", terang bupati H. Haryanto usai Rapat Koordinasi PKH Kabupaten Pati, bertempat di Ruang Pragolo Setda Pati pada Selasa (9/10).

Saat ini, menurut bupati, hal itu sudah teratasi dan telah mendapat bantuan secara pribadi dengan pemberian sembako dan keperluan lain yang dibutuhkan.

Lebih lanjut dikatakan bupati, upaya pemberian bantuan itu merupakan langkah yang diambil Pemkab Pati untuk mengatasi masalah penyandang difabilitas yang terlewatkan dalam pendataan PKH. "Pada pendataan berikutnya, akan diusulkan dan diakomodir. Jadi, sudah tidak ada masalah", jelas bupati.

Bupati H. Haryanto juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk tidak langsung mengunggah ke medsos atas suatu masalah yang terjadi. "Harap sampaikan atau laporkan dulu kepada dinas yang menangani. Bila memang tidak mendapat perhatian, silakan diuggah di media sosial", ujar bupati.

Bupati juga menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang terburu - buru 'curhat' lewat media sosial. "Lapor saja belum, mengajukan permohonan juga tidak pernah. Tiba - tiba membuat status atau berita seolah - olah Pemkab tidak memberi perhatian. Itu kan _nggak_ pas", kata bupati.

Bupati menambahkan, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan informasi dan menegaskan akan meresponnya. Juga berpesan agar masyarakat berhati - hati terkait berita _hoaks_ yang terjadi, terlebih menjelang tahun politik.

"Apapun bentuk informasi dan berita harap dicermati dulu. Jangan asal nge- _share_ , karena bila kedapatan tidak benar atau _hoaks_ dapat berujung pada proses hukum", pungkas Bupati H. Haryanto.
(RM. Usman)

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.