DURIAN BUAH IKON KECAMATAN CLUWAK





Pati, RadarMuria.Com
Buah durian yang dijuluki rajanya buah, memang disukai banyak kalangan walaupun ada beberapa orang yang tidak _doyan_ karena bau dan rasanya yang khas dan menyengat.

Bahkan, karena _rumor_ kolesterol akan naik bila makan buah berduri itu membuat beberapa penikmat tidak berani menyentuhnya. Kalaupun dipaksakan, hanya 1 - 2 _pongge_ yang dinikmati untuk mengobati rasa kepenginnya.

Durian banyak dihasilkan di Kabupaten Pati terutama di wilayah Kecamatan Gembong, Tlogowungu, Gunungwungkal dan Cluwak. Untuk Cluwak bahkan ada sentra penjualan durian, bertempat di depan Pasar Desa Ngablak yang dijajakan secara satuan ataupun borongan, saat musimnya tiba antara bulan November - Januari. Bahkan pada Agustus ini sudah ada pohon durian yang berbuah di kebun atau pekarangan rumah warga.

Menjadi sentra penjualan durian yang dikunjungi banyak konsumen lokal maupun dari luar Pati, menjadikan Pasar Desa Ngablak terkenal sebagai "pasar durian". Penjualannya pun seolah tidak mengenal waktu, yaitu _full_ selam 24 jam.
Tidak hanya pembeli perorangan tapi para _bakul_ juga banyak yang mengambil komoditas tersebut.

Hal itu pula yang menjadi perhatian Kepala Desa Ngablak, Suyana yang mempunyai pandangan bahwa Desa Ngablak adalah wajah dan kotanya Kecamatan Cluwak.
Itu dilihat dari perkembangan perekonomian masyarakat dan keramaian seputar pasar.
Untuk mendukung pemahamannya itu, Suyana melakukan revitalisasi pasar pada tahun lalu dan sekarang lebih tampak megah dan indah.

Durian sebagai buah andalan di Kecamatan Cluwak, juga membuat camat kecamatan setempat Dwi Nuryanto, SH menaruh harapan besar untuk mengembangkan jumlah populasi pohon durian di wilayahnya. Karena menurutnya, penanamannya yang relatih _gampang_ dan didukung kondisi tanah yang subur, akan membuat pohon durian mudah tumbuh.

Maka, pada saat mengikuti Festival Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati dan HUT Kemerdekaan RI yang diselenggarakan pada Sabtu (18/8) yang lalu, Kantor Kecamatan Cluwak mengusung tema Buah Durian. Menurut Dwi Nuryanto, setelah ada kesepakatan antara pihaknya dengan para kepala desa se Kecamatan Cluwak, diusunglah tema tersebut dengan menampilkan tiruan buah durian ukuran raksasa. Dengan sentuhan tangan dingin dari pembuatnya, tampak durian tiruan itu persis seperti aslinya.

Dari hasil penilaian festival, tema Buah Durian yang diusung Kantor Kecamatan Cluwak mendapat juara ke - 3 dari kategori peserta kantor kecamatan. "Tahun depan pada festival yang sama, kami targetkan meraih juara 1", terang Camat Dwi Nuryanto penuh optimis kepada RadarMuria.Com, tanpa menyebutkan tema yang akan ditampilkan, apakah tetap dengan buah durian atau produk lainnya. Seperti diketahui, wilayah Kecamatan Cluwak banyak menghasilkan komoditas andalan selain durian, yaitu mangga, rambutan, cengkeh dan jengkol. ( usman )

0 komentar:

Post a Comment

Powered by Blogger.